5:17 pm - Kamis Agustus 22, 2019

Setetes “embun” Untuk Para Pemimpin

1134 Viewed

Kasus korupsi yang melibatkan para pemimpin negeri ini adalah bagian dari niat tidak baik para penguasa dalam memimpin Negara Indonesia. Gaji puluhan sampai ratusan juta rupiah tidak membuat mereka cukup dengan gaji selangit itu. Mereka memanfaatkan kemelut bangsa dengan mengisi pundi-pundi pribadi dan kelompoknya sendiri sebagai solusi instas dalam menggapai kenikmata duniawi.

Negara yang kita cintai ini selamanya akan menjadi lahan korupsi apabila para pemimpin negara bersatupadu kembali pada Tuhan yang Maha Esa yaitu Allah SWT tuhan sekalian alam. Hanya Dia tempat berlindung dari terpaan kekuatan dunia fana ini, bukan uang, jabatan, dan retorika politik sitemik seperti kebanyakan pejabat/pemimpin Negara kita.

Mereka memiliki mental cengeng karena hatinya telah tertutup kepentingan dunia tanpa melihat jauh kedepan yaitu akhirat sebagai perkampungan kekal dan abadi sepanjang masa. Allah telah meyediakan tempat diamana kita akan tinggal bukan dunia ini yang terikat waktu. Melalui jalan pribadi menuju Allah, akan sirnah semua kepentingan dunia dengan rute sholat atau pangkalan ibadah yang telah ada dalam aturan lalulintas  ajaran Rasulullah SAW.

Selain itu ada juga rute jenjang pendidikan formal, non formal dan informal. Pendidikan bagaimana dikembalikan kepada makna sebenarnya yaitu akhlakul karimah hubungan manusia denga Allah, hubungan manusia sesama manusia serta hubungan manusia dengan lingkungan atau alam semesta. Tidak ada pendidikan yang termaginalkan seperti pondok pesantren maupun pendidikan non formal lainnya yang membidani terbentuknya akhlak siswa-siswi di seluruh penjuru negeri.

Kebanyakan diantara kita lebih bangga mengenyam pendidikan yang orientasinya kecerdasan intelektual semata sedangkan pendidikan seharusnya di kedepankan  seperti akhlakul karimah kian di kesampingkan karena factor kenikmatan dunia semata. Kembalilah saudaraku…! Kembalilah para pemimpin bangsa…! Mari kita benahi kekurangan kita dan bangsa ini demi kesejahteraan dunia dan akhirat nanti.

Apa komentar anda?
Don't miss the stories followCyber Dakwah and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Ibadah Haji “Tak Masuk Akal”, kenapa…?!

[Top] Ingin Tulisannya di Tampilkan di BUKU Terbaru Kami?

Your comment?
Leave a Reply