3:37 pm - Rabu September 21, 4129

Akibat Sombong

1520 Viewed

Sombong adalah bukti kekalahan manusia melawan hawa nafsu, padahal jauh sejak dulu seperti kita mafhumi bersama bagaimana si-Iblis di lemparkan dari sorga-Nya, hanya karna kesombongannya.
Jika si- Iblis saja dalam riwayatnya makhluk yang kuat/banyak ibadahnya dan tinggi ilmunya, bisa diusir dari sorga, apakan lagi kita yang masih kurang ibadah dan minim ilmunya, jika kita berlaku sombong dengan apa yang cuma secuil (sedikit sekali) yang kita miliki.

Jangan-Sombong-2zpsuqzj69ih5vzgwslfyi

“ILMU DAN KEMULIAAN TIDAK AKAN PERNAH DI DAPAT DENGAN KESOMBONGAN”

Kebanyakan orang selalu mencari pembenaran atas ilmu yang didapat, dan akan menentang ilmu baru yang berlawanan, meski harus mencaci maki maupun putus ukhuwah islamiyah (tali persaudaraan) seakan-akan akhlak di nomor dua kan..??
Kalaulah hanya masalah furu’iyah (cabang ilmu agama) yang digembar-gemborkan hingga memutuskan tali persaudaraan, apa gunanya ilmu itu..?
Perbedaan pandangan atau pendapat setidaknya harus dihargai, bukan begitu Akhlak yang di ajarkan Nabi kita ?
Namun terkadang hal ini terjadi,
dikarenakan kebodohan akal yang tidak bisa menerima perbedaan. Sejauh mana kita hendak memperdalam ilmu? maka sifat itu selayaknya dibuang, karena berguru itu harus membuang jauh sifat sombong dan pemilik ilmu tidak berguna jika tidak di hiasi dengan Akhlak mulia.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam bersabda :

“Kesombongan adalah menolak kebenaran dan meremehkan manusia.” (HR. Muslim no. 91)

Abdullah bin Abbas radhiallahuanhu mengatakan :
لن ينال العلم مستحي ولا مستكبر هذا يمنعه حياؤه من التعلم و هذا يمنعه كبره
“Ilmu tiak akan pernah didapat oleh orang yang malu dan orang yang sombong. Orang yang pertama terhalangi mendapatkan ilmu karena rasa malunya dari belajar sedangkan orang yang kedua terhalang karena kecongkaannya.” (Fathul Bari 1/301)

Orang yang sombong, ketika disodori kebenaran, dia tolak mentah-mentah hanya karena tidak sesuai dengan hawa nafsunya, seleranya, dan adat istiadatnya.
Ada orang yang merasa sudah memiliki banyak ilmu,padahal ilmunya cuma sedikit sehingga merasa tinggi dihadapan orang yang mangajarnya. Ada orang yang enggan menerima pengajaran atau pengarahan dari orang yang dianggapnya lebih rendah. Ada pula orang yang enggan mengamalkan ilmu agama yang telah diketahuinya. Ini semua semua adalah bentuk-bentuk kesombongan dan tanda bahwa dia akan terhalang dari mendapatkan ilmu Allah dan hidayah-Nya.
Naudzu billahi min dzalik !

INGATLAH.! Kesombongan itu akan mendatangkan azab Allah ta’ala di dunia dan di akherat. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam bersabda :

Tatkala ada seseorang yang melangkah dengan angkuh berjalan dengan mengenakan dua pakaiannya merasa bangga dengan dirinya, Allah ta’ala benamkan dia ke dalam bumi terus menerus masuk ke perut bumi sampai hari kiamat (HR. Bukhari No 5789 dan Muslim no 2088)

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam Ash Shadiqul Masduq (yang sangat jujur dan selalu dibenarkan ucapannya) telah menyampaikan ancaman bagi orang-orang yang sombong;

Tidak akan masuk surga seseorang yang di dalam hatinya ada kesombongan sebesar dzarrah (HR. Muslim No. 91)

Ya Lathief Ya Kariim, Ya Mu’izzu Ya Haliim….
Bersihkanlah hati kami dari kesombongan dan segala penyakit hati, Jadikanlah ilmu kami bermanfaat, bimbinglah kami menanamkan sifat Tawadhu’, agar jangan sampai ilmu yang sedikit yang kami ketahui menjadikan perpecahan,kebenciaan dan merasa diri kami paling benar dan suci.
bantulah kami mengikuti jejak dan akhlak mulia Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam…Aamiin Ya Rabbal ‘Aalamiin…

Sumber : Moslem For All

Filed in

Khataman Qur’an bil Ghaib 313 Kali

BPJS…? Silahkan Saja…!