10:33 am - Minggu September 23, 2018

Komitmen Kemenag dan Pemerintah Saudi

748 Viewed

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama bersama Pemerintah Saudi Arabia terus-menerus berupaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji. Salah satunya melalui penerapan e-Hajj mulai tahun ini. Kini dokumen jemaah beserta seluruh jenis layanan yang diberikan harus terintegrasi dalam satu sistem, termasuk layanan visa.

75pemerintahan-saudi-arabia

Rabu (26/8) kemarin Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin didampingi Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Abdul Djamil bertandang ke Kedutaan Besar Saudi Arabia di Jakarta untuk berjumpa dengan Duta Besar Mustofa Mubarak.  Dalam kesempatan tersebut, Menag menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Saudi Arabia yang selama ini telah banyak membantu kelancaran penyelenggaraan haji di Indonesia.

Secara khusus, Menag menyampaikan apresiasi kepada Dubes Saudi Arabia beserta jajarannya yang telah bekerja sampai lembur untuk pengurusan visa jemaah haji Indonesia.

Menag Lukman juga menyampaikan apresiasi atas kesigapan petugas di Bandara Madinah dalam melayani jemaah haji. Berdasarkan pengamatan, proses yg dibutuhkan jemaah haji sejak keluar dari pesawat hingga meninggalkan bandara, terhitung rata-rata kurang dari 2 jam.

Kunjungan Menag Lukman menemui Duta Besar tersebut juga dimaksudkan sebagai bentuk kordinasi terkait pengurusan visa bagi jemaah haji reguler dan haji khusus. Kedua pihak berupaya menuntaskan penyelesaian visa dalam waktu cepat.

“Kita bersama-sama dengan Kedutaan Saudi Arabia berkomitmen akan menyelesaikan permasalahan visa dalam waktu dekat ini,” kata Lukman Hakim.

Tahun 2015 ini, Indonesia akan memberangkatkan 168.800 jemaah haji yang terdiri dari 155.200 jemaah haji reguler dan 13.600 haji khusus. (

Filed in

Olimpiade Robot Sekolah Islam Internasional

Konferensi Energi Terbarukan 2015