7:48 pm - Selasa November 20, 2018

Akibat Salah Niat Dalam Haji

751 Viewed

Ibadah haji merupakan ibadah yang suci dan merupakan anugerah dari Allah SWT. Dikatakan anugerah karena tidak semua umat Islam diberikan kesempatan untuk dapat menunaikan rukun Islam yang kelima ini. Anugerah rezeki baik materi, kesehatan, maupun kesempatan yang telah dikaruniakan kepada para jamaah haji wajib disyukuri.

PAKET-DAENG-UMRAH-2

Demikian penjelasan Ketua MUI Kabupaten Pringsewu KH. Hambali, Kamis (03/09/15). Ia mengatakan bahwa untuk mewujudkan rasa syukur tersebut para jamaah haji harus memanfaatkan kesempatan haji dengan maksimal.

“Laksanakan semua Syarat, Rukun dan wajib haji. Jangan lupa pula perbanyak ibadah ibadah sunnah selama melaksanakan Ibadah haji ” jelasnya ketika dihubungi via telepon.

Yang terpenting lagi, menurut H Hambali adalah kebersihan niat para jamaah dalam melaksanakan perjalanan ke Baitullah. Ia mengingatkan kepada seluruh jamaah untuk menata dan memurnikan niat semata mata untuk beribadah kepada Allah SWT.

“Jangan Ibadah Haji diniati untuk sekadar jalan-jalan dan mencari titel,” ujar Rais Syuriyah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Pringsewu ini.

Menurutnya, jika terbersit ada niatan hanya untuk jalan jalan, mencari titel, apalagi ingin dilihat dan dipuji oleh sesama manusia, maka hal tersebut akan sangat mencederai ibadah haji itu sendiri. Dengan ketidaktepatan niat ini, kemabruran haji setelah kembalinya ke Tanah Air juga patut diragukan.

Selain kesiapan niat, H. Hambali juga mengimbau kepada para jamaah untuk menyiapkan kekuatan fisik selama proses berangkat sampai dengan pulang ke Tanah Air. “Ibadah haji adalah ibadah yang memerlukan kesiapan prima baik fisik, materi maupun mental,” terangnya.

Oleh sebab itu, ia menyarankan kepada seluruh jamaah haji khususnya jamaah haji Pringsewu, yang akan dilepas secara resmi oleh Bupati Pringsewu untuk menjaga kesehatan sebaik baiknya.

Menurut bagian Kesmasag Pemda Kabupaten Pringsewu, Pelepasan Jamaah Haji Kabupaten Pringsewu akan dilaksanakan dua hari di dua tempat yang berbeda. Acara Pelepasan pertama yaitu dalam bentuk acara formal yang akan dilaksanakan di gedung NU Kabupaten Pringsewu pada Sabtu pagi (05/09/15). Setelah itu pada Ahad pagi (6/9/15) setelah shalat Shubuh, para jamaah akan dilepas keberangkatannya dari pendopo Kabupaten Pringsewu menuju Islamic Center Bandarlampung. (Muhammad Faizin/Mahbib)

Sumber : NU Online

Filed in

Fenomena Kuburan Wangi Hajar Aswad

Jangan Mudah Salahkan Keislaman Orang Lain