3:08 am - Jumat November 16, 2018

Jakarta Menyambut Habib Umar bin Hafidz

738 Viewed

Dengan segenap Puji bagi Maha Raja Tunggal Sekalian Alam Semesta, dan Limpahan Shalawat atas Imam Tunggal yang terpilih memimpin di dunia dan di Akhirat, Sayyidina Muhammad beserta keluarga dan Sahabat beliau, dan para penerusnya hingga akhir zaman.

habibumar

Betapa tak tergambarkan kegembiraan ratusan ribu sanubari muslimin di wilayah Indonesia, khususnya Jakarta, ketika mendengar bahwa semakin dekatnya kunjungan berkala tahunan sang Imam, Alhabib Al Allamah Assayyid Alhabib Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidh, Guru yang selalu membimbing dengan kelembutan, dan mencirikan Kelembutan ajaran Sang Nabi SAW,siang dan malamnya adalah membimbing ratusan santri dari mancanegara, dan di akhir malamnya adalah tegak dengan kesendirian, hanya berduaan dengan Maha Raja Tunggal di Alam, dan mengakhiri malamnya dengan kedua tangan terangkat tinggi bermunajat dan mengemis curahan Rahmat bagi para muridnya dan seluruh muslimin.

Tahun 1994 adalah kunjungan pertama Beliau ke Indonesia, Da’i muda yang telah mendunia ini pun mengadakan kesepakatan dengan para Ulama dan habaib di Indonesia untuk mengabulkan permintaan mereka dalam menerima siswa-siswa dari Indonesia untuk berada dibawah bimbingan Beliau di Yaman, tepatnya di kota Tarim, Hadramaut. Dan terus berkelanjutan hingga saat ini, setiap tahunnya Beliau menyempatkan diri untuk melakukan kunjungan ke Indonesia sebagai wujud kepedulian Beliau terhadap kelangsungan dakwah Sang Nabi SAW di bumi muslimin terbanyak di dunia ini.

Kedatangan Da’i besar ini bagai Pelangi warna-warni yang muncul dengan indah setelah guyuran hujan di Negara ini, datang untuk menuntaskan kerinduan antara beliau dan para pecintanya.

Tahun 1998 angkatan pertama kembali ke Indonesia, dan setiap tahunnya alumni Ma’had Darulmustafa bimbingan beliau yang baru berdiri pada tahun 1997 ini terus menghujani Nusantara, termasuk Malaysia dan kini Singapura, demikian pula Srilangka, Amerika Serikat, Inggris, Australia, dan masih banyak murid murid beliau yang berduyun duyun dari pelbagai Negara menimba ilmu dari Guru Kelembutan ini.

Beliau mendapat penghargaan dari Presiden Republik Yaman ketika itu, yang sangat mengagumi beliau, dengan bimbingan Kelembutan dan kasih sayang, dan memang ribuan WNA berdatangan ke negeri itu untuk mengunjungi Sang Guru, lain dengan beberapa Ma’had di beberapa wilayah Yaman lainnya yg banyak mengajarkan kekerasan dan terorisme, dan adapula santri santri dari WNI yg menuntut ilmu di tempat mereka. Ma’had Darulmustafa kini telah meresmikan bimbingan pelajaran dengan 4 bahasa, yaitu Arab, English, Afrika dan Indonesia, dan santri terbanyak adalah berasal dari Indonesia.

Kunjungan Guru Mulia ini ke Indonesia berlangsung setiap tahunnya, untuk menjenguk murid murid beliau yang telah berjumlah ribuan memenuhi Bumi Nusantara ini, puluhan pesantren telah berdiri, ratusan majelis taklim telah dibuka, media televisi, radio, surat kabar, acapkali menampilkan liputan mengenai aktifitas mereka yang selalu berjuang menegakkan dakwah di wilayahnya masing masing dengan kasih sayang, Rahmat dan kelembutan.

Insya Allah Bumi Jakarta akan disentuh langkah mulia beliau dalam beberapa hari mendatang, pada awal bulan November 2015. Pada pagi hari minggu (08 November 2015) adalah acara Haul Al Imam Abubakar bin Salim Fakhrul wujud rahimahullah. Dan senin malam (09 November 2015) beliau akan berkunjung dan menghadiri Majelis salah seorang muridnya, yaitu guru kita, Almarhum Almagfurlah Alhabib Munzir bin Fuad Almusawa (Majelis Rasulallah SAW), yaitu di Lapangan Monas, hadirin diperkirakan akan mencapai ratusan ribu orang.

Acara-acara besar tersebut sepenuhnya membutuhkan biaya yang tidaklah kecil, Maka kami mengajak Saudara sekalian untuk bergabung dalam Kemuliaan, dengan turut berpartisipasi mensukseskan acara mulia bersama Guru Mulia. Banyak kritik bermunculan setelah munculnya ajakan untuk berinfak dalam acara ini. Sungguh Demi Allah, kemajuan dakwah tidak terhenti dengan tidak ada yang berinfak, Namun puluhan ayat dan hadits memerintahkan kita menabung di Bank Allah SWT dengan bunga ribuan persen, maka bersegeralah.

Kita tidak kaget jika mendengar seruan: “peduli gempa, peduli tsunami, peduli kemiskinan, dll.”, sungguh peduli pada majelis ratusan ribu muslimin berdoa tidak kalah pentingnya, karena majelis do’a akan meredam gempa, meredam gunung berapi, meredam alam dari musibah, musibah pribadi dan musibah umum.. Maka bergabunglah dalam infak terluhur, yaitu tegaknya syiar dakwah Sayyidina Muhammad SAW dengan mengagungkan nama Allah SWT dan meredakan alam dari musibahnya.

Mari tuliskan namamu dalam kelompok pembela Rasulullah SAW. Dengan menginfakan harta melalui Bank Muamalat , No Rek 496-000-1558 atas nama Yayasan Majelis Rasulallah SAW.

Selamat Datang Wahai Guru Mulia pembawa semilir kelembutan.. Betapa cahaya kelembutan telah kau tebarkan di sanubari ratusan muridmu di Mancanegara, dan muridmu pun telah pula membina dan memimpin ribuan bahkan puluhan ribu muslimin di belahan bumi barat dan timur, kedatanganmu adalah pelipur lara dan penghibur kesedihan bagi perjuangan murid-muridmu yang siang malam jatuh bangun memperjuangkan dakwah Sang Nabi SAW.

Maka Wahai Yang Maha Membangkitkan Kemuliaan bangkitkanlah semangat keluhuran di sanubari kami khususnya dan di sanubari penduduk nusantara ini, dengan kedatangan Hamba Mu yang kau muliakan sebagai pewaris perjuangan Sang Nabi SAW yang telah dibawa dan diemban oleh para Da’I terpilih Mu dari zaman ke zaman. Jadikan kedatangan beliau sebagai hembusan Rahmat Mu pada Jutaan sanubari penduduk negeri ini, maka terangkatlah musibah dan bencana, terampunilah dosa dosa, dan sejuklah sanubari hamba hamba Mu di negeri ini, Amiin.

~ Habib Bagir bin Yahya ~

Sumber : Santri.net

Filed in

Akun Palsu FP Buya Yahya

Ayo Bantu dengan “Paraf Petisi”