3:47 am - Kamis November 15, 2018

Kisah Anak Dan Uang Rp.1000

1148 Viewed

Suatu ketika seorang pengusaha sedang memotong rambutnya pada tukang cukur yang berdomisili tidak jauh dari kantornya, mereka melihat ada seorang anak kecil berlari-lari dan melompat-lompat di depan mereka.

img_0075-001

Tukang cukur berkata,
“Anak Itu namanya Bejo, dia anak paling bodoh di dunia”
“Ah apa iya?” jawab pengusaha tersebut penasaran

Lalu tukang cukur memanggil si Bejo, ia lalu merogoh kantongnya dan mengeluarkan lembaran uang Rp.1000 dan Rp.2000, lalu menyuruh Bejo memilih,

“Bejo, kamu boleh pilih dan ambil salah satu uang ini, terserah kamu mau pilih yang mana, ayo nih pilih!”

Bejo melihat ke tangan Tukang cukur dimana ada uang Rp.1000 dan Rp.2000, lalu dengan cepat tangannya bergerak mengambil uang Rp.1000.

Tukang cukur dengan perasaan benar dan menang lalu berbalik kepada sang pengusaha dan berkata pelan,

“Benar kan yang saya katakan tadi, Bejo itu memang anak terbodoh yang pernah saya temui. Sudah tak terhitung berapa kali saya lakukan tes seperti itu tadi dan ia selalu mengambil uang yang nilainya lebih kecil.”

Setelah sang pengusaha selesai memotong rambutnya, di tengah perjalanan pulang dia bertemu dengan Bejo. Karena merasa penasaran dengan apa yang dia lihat sebelumnya,dia pun memanggil Bejo lalu bertanya,

“Bejo, tadi saya melihat sewaktu tukang cukur menawarkan uang lembaran Rp.1000 dan Rp.2000, saya lihat kok yang kamu ambil uang yang Rp.1000, kenapa tidak ambil yang Rp.2000 ??? Nilainya kan lebih besar 2 kali lipat dari yang Rp.1000 ???”
Tanya pengusaha tersebut penasaran

Sambil tersenyum Bejo pun berkata ……
“Ntar saya gak akan dapat Rp.1000 setiap hari lagi dong, karena tukang cukur itu selalu penasaran kenapa saya gak ambil yang Rp.2000. Kalau saya ambil yang Rp.2000, berarti permainannya akan selesai … “
••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••

Banyak orang yang merasa lebih pintar dibandingkan orang lain, sehingga mereka sering menganggap remeh orang lain. Ukuran kepintaran seseorang hanya ALLAH ﷻ yang mengetahuinya. Alangkah bijaksananya kita jika tidak menganggap diri sendiri lebih pintar dari orang lain. Bedanya orang sukses dengan orang kurang sukses adalah, orang sukses berfikir untuk hari ini dan esok, orang kurang sukses berfikir hanya untuk hari ini.

Sumber : Santri.net

Menggapai Hidayah Dengan Keinsyafan

Pendidikan Sekolah Anti Korupsi