7:50 pm - Selasa November 20, 2018

ISIS Pasti Masuk Indonesia Jika NU dan Muhammadiyah Lemah!

1324 Viewed

Surabaya, Cyber Dakwah – Tokoh NU KH Mustofa Bisri (Gus Mus) meminta semua elemen masyarakat Indonesia mewaspadai gerakan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). Dirinya berharap baik NU maupun Muhammadiyah, menjadi benteng Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menurut pengasuh pondok pesantren (Ponpes) Raudlatut Thalibin di Rembang itu, yang mendukung ISIS adalah orang-orang yang tidak mengerti Islam secara benar.

“Kalau kita tidak waspada, bisa saja (ISIS) masuk ke Indonesia. Pemerintah maupun masyarakat kita harus benar-benar waspada dan tidak menggampangkan manuver mereka,” ujar Gus Mus. Gus Mus mengatakan, selama ini terorisme juga diwaspadai bersama-sama baik oleh pemerintah maupun masyarakat.

ISIS Pasti Masuk Indonesia Jika NU dan Muhammadiyah Lemah!

“Apalagi orang sudah tahu bahwa nggak bisa mbelani (membela) ISIS kecuali orang yang tidak mengerti agama, tidak mengerti Islam. Kita tahu persis bahwa ISIS itu bukan Islam,” tuturnya.

Dia juga mengingatkan, di era globalisasi yang mengedepankan sarana komunikasi internet dewasa ini, gerakan radikalisme bisa mempengaruhi masyarakat melalui informasi teknologi (IT).

“Komunikasi dan pengaruh (ISIS) itu bisa mereka lakukan melalui IT. Syukur, kemampuan berselancar di internet kita tengarai belum bisa mempengaruhi masyarakat pedesaan. Mereka (ISIS) tidak bisa ngomong (menyampaikan pesan) ke wong ndeso dan enggak ada yang mudeng (mengerti). Hanya saja, yang kita khawatirkan justru anak-anak kita yang sudah lancar internetan,” ujar Gus Mus sambil menambahkan, teknologi informasi diakuinya tidak bisa dibendung. Hanya pada diri masing-masing yang bisa memfilternya.

“Kalau memfilter IT itu sulit. Kemenkominfo saja ndak bisa. Yang bisa memfilter itu diri kita sendiri,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Mus menilai bahwa peran organisasi Islam terbesar di Indonesia, NU dan Muhammadiyah adalah benteng negara kesatuan Republik Indonesia.

“NU dan Muhammadiyah itu benteng NKRI. Makanya banyak yang mengadu domba NU dan Muhammadiyah. Boleh dibilang NU dan Muhammadiyah adalah kekuatan Indonesia,” jelasnya.

Gus Mus berharap, NU dan Muhammadiyah tetap memperkuat dirinya masing-masing demi menjaga keutuhan NKRI. Selama ini peradaban Islam di nusantara adalah NU dan Muhammadiyah. Karenanya banyak orang yang berharap kedua organisasi sosial masyarakat keagamaan itu melemah.

“Kalau sudah melemah, paham apapun akan mudah masuk dan bisa menghancurkan soliditas NKRI,” tambahnya.

Source: https://www.satuislam.org/

Filed in

Wow .. Ini Dia Cara Kirim Do’a Arwah Lewat HP

Indonesia Juara 3 Dari Total 60 Negara Lomba MHQ Internasional di Mesir