6:14 pm - Sabtu Agustus 19, 2017

32 Naskah Kompetisi Esai Islam Nusantara yang Dibukukan

9508 Viewed

Sebanyak 32 naskah peserta lomba esai Islam Nusantara, dalam rangka International Summit of the Moderate Islamic Leaders (ISOMIl) telah ditetapkan masuk sebagai naskah buku. Ke-32 naskah ini berasal dari penjurian tahap ke-3.

Naskah-naskah tersebut dipilih karena dinilai memberi sumbangsih tema dan gagasan pada kajian Islam Nusantara, sesuai dengan tema diangkat oleh panitia ISOMIL PBNU, yakni “Islam Nusantara sebagai Inspirasi Peradaban Dunia”. ISOMIL menjadi agenda untuk mengampanyekan Islam moderat di dunia internasional.

Koordinator Publikasi ISOMIL dan Ketua Lembaga Ta’lif wan Nasyr (LTN) PBNU, H Juri Ardiantoro, mengungkapkan bahwa peserta yang lolos 32 besar, menulis tema Islam Nusantara dari pelbagai perspektif.

“Islam Nusantara itu dapat didekati dari berbagai perspektif yang unik. Banyak naskah-naskah dari peserta yang sebenarnya bagus dan memberi respon yang baik dalam sumbangsih ide untuk pengembangan kajian Islam Nusantara. Juga, banyak naskah yang ditulis secara baik, namun terlalu jauh dari tema, sehingga tidak masuk dalam kurasi buku,” terangnya.

Buku “Islam Nusantara, Inspirasi Peradaban Dunia” rencananya akan dibagikan pada penyelenggaraan ISOMIL dan menjadi tawaran gagasan kepada forum dialog antar peserta. Editor buku ini, Munawir Aziz, mengungkapkan bahwa kajian tentang Islam Nusantara yang ditulis oleh beberapa peserta sangat beragam dan kaya data.

“Naskah dari peserta melengkapi khazanah Islam Nusantara yang telah ditulis beberapa peneliti sebelumnya. Juga, melengkapi mozaik kajian Islam Nusantara, yang sudah dipublikasi dalam beberapa buku dan media. Buku ini, menyumbangkan gagasan dan menambah puzzle dalam konfigurasi ide tentang Islam Nusantara,” ungkap Munawir Aziz, yang menjadi editor buku ini bersama Dr. H. Juri Ardiantoro.

Pengumuman pemenang lomba esai Islam Nusantara, rencana akan ditampilkan di website NU Online pada Ahad (08 Mei 2016) malam ini. Peserta lomba dipersilakan memantau terus update berita dari website NU Online.

Berikut, nama-nama peserta dan naskah yang masuk dalam 32 besar, yang akan diterbitkan dalam buku ‘Islam Nusantara, Inspirasi Peradaban Dunia” pada agenda Isomil PBNU, 9-11 Mei 2016 ini.

Judul naskah dan nama penulis:

1. Wali Songo dan Wajah Islam di Bumi Nusantara sebagai Inspirasi Dunia |Egi Sukma Baihaki

2. Model Dakwah Kebudayaan Sunan Kalijaga dalam Syiar Islam Nusantara | Inggar Saputra, M.Si

3. The Beauty of Brotherhood in The Town of Kudus: Sang Sunan sebagai Katalisator Penyebaran Islam | Dani Puspitasari

4. Formula Abah Sepuh (1905-1956) dalam Mewujudkan Kerukunan Beragama dan Bernegara: Dari Zaman Kolonial sampai Pasca Kemerdekaan Indonesia | Deni Kusuma | hal.

5. Tasawuf dan Semangat Berbangsa : Kontribusi Kiai Ihsan Jampes Pembumian Tasawuf Nusantara | Dr. Wasid, SS., M.Fil.I

6. Prinsip-Prinsip Kebangsaan Syaikh Muhammad Zainuddin Abdul Majid: Ulama Nasionalis-Religius dari Indonesia Timur | Hulaimi Al Amin

7. Pandangan Keagamaan Sayid Usman bin Yahya dan KH. Hasyim Asy’ari Akhir Abad ke-19 dan Awal Abad ke-20 | Ahmad Athoillah, MA

8. Titik Strategis Islam Nusantara dalam Menyongsong Peradaban Dunia: Islam sebagai Etika Publik di Era Globalisasi (Pemikiran Abdurrahman Wahid) | NORA FARIDATIN

9. Pemikiran dan Nilai Keteladanan KH. MA. Sahal Mahfudh tentang Perdamaian, Moderatisme, Toleransi dan Prinsip Kebangsaan sebagai Inspirasi Peradaban Dunia | DR. Jamal Ma’mur, MA

10. Nasionalisme Kaum Sufi | Zakki Amali

11. Memaknai ‘Hubbul Wathan Minal Iman’ |Isnai Ilham Aufadhuha

12. Toleransi Keagamaan Sebagai Sub Sistem Dakwah dalam Menjaga Keutuhan NKRI: Kiprah Al-Habib Luthfi bin Yahya | Ali Subhi Waliyanto

13. Etika Gusdurian, Merayakan Islam yang Toleran | Desiderio Julio Sudirman

14. Pancasila Jiwa Islam Nusantara | Fr. Mathias Jebaru Adon, SMM

15. Islam Nusantara sebagai Media Resolusi Konflik (Kajian Penerapan Adat pada Masyarakat Muslim Indonesia) | Siti Rahmawati

16. Gerakan Pemuda Ansor sebagai Benteng Pemuda dalam Menanggulangi Terorisme di Indonesia | Pipit Widiatmaka

17. Formasi Nalar Islam Nusantara: Upaya Meneguhkan Paradigma Pengkajian Islam Berkeindonesiaan |Muhammad War’i

18. Membangun Landasan Perskriptif bagi Islam Nusantara | Dr. Rosidin, M.Pd.I

19. Islam Nusantara; Pertautan Pengetahuan dan Nilai Melalui Asimilasi dan Sinkretisasi | Muttaqin Khabibullah, S.Pd.I., M.Pd.I

20. Islam Nusantara sebagai “Al-Aadatu Al-Muhakamah” |  Mochammad Abdul Kholiq

21. Kedamaian Universal (as-Silmi Kaffah): Watak Dasar Islam Nusantara yang Menginspirasi Dunia | Eko Andrianto

22. Aksara Pegon; Media Nahdlatul Ulama Untuk Membangun Peradaban Islam Nusantara | Sahal Mahfudh

23. Islam Nusantara dari Indonesia Untuk Peradaban Dunia (Gagasan Islam Nusantara sebagai Inspirasi Peradaban Dunia ) | Pipin Armita

24. Islam Nusantara: Investasi Islam Kedamaian | Matroni Musèrang

25. Kesaksian Para Pastor Gereja Katolik Asia Pasifik (Sharing Pengalaman Menyebarkan Kehidupan dan Praktik Islam Indonesia) | Greg Soetomo

26. Diplomasi Indonesia Menciptakan Perdamaian melalui Konsep Islam Nusantara | Ahjar Rifa’i

27. Islam Nusantara: Berbaur dengan Budaya, Berdamai dengan Sesama | Abdul Waid

28. Islam Nusantara dan Deradikalisasi Islam di Indonesia | Mokhamad Ali Ridlo

29. Merawat Islam Nusantara, Menjaga Masa Depan Islam | Masduri

30. Gagasan Islam Nusantara: Dialektika antara Nash Syariat dengan Kebudayaan Nusantara  | Nabalah Al Batul

31. Pluralitas Konfigurasi Islam Nusantara: dari Islam Santri, Abangan, hingga Priyayi| Mohammad Takdir Ilahi

32. Internasionalisasi Islam Nusantara: Mengembalikan Konfidensi Islam Indonesia sebagai Rujukan Dunia | Libasut Taqwa

Sumber : Nu Online

Dari Santri Jadi Guru Besar di Amerika Serikat

prev-next.jpg

KH. Luqman Harits: Pesantren Adalah Tempat Utama Untuk Mencari Ilmu