2:11 pm - Rabu Oktober 18, 2017

Jalan Keluar Kesulitan

825 Viewed

Rais Syuriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah KH Ulil Albab Arwani untuk selalu memperbanyak istighfar, meminta ampun kepada Allah atas salah dan dosa yang dilakukan. Dengan Istighfar, segala kesempitan seseorang akan dimudahkan jalan keluarnya.

”Allah SWT itu Maha Mengampuni. Dalam sebuah hadits dikatakan, bahwa setiap orang (manusia) pasti pernah melakukan salah (dosa), dan sebaik-baik orang yang salah atau berbuat dosa adalah yang memohon ampun atau mau bertaubat,” katanya saat menyampaikan mauidhah hasanah dalam acara halal bihalal dan pengukuhan Satuan Koordinasi Cabang Barisan Serba Guna (Satkorcab Banser) Kabupaten Kudus di Balai Desa Jepang Mejobo Kudus, Sabtu malam (30/7).

Kiai yang biasa disapa Gus Bab menerangkan, manusia mau bertobat dengan membaca istighfar telah dijanjikan Allah melalui sabda Nabi, akan dilapangkan kemudahan dari kesempitan, kesusahan diberi kegembiraan dan diberi rizki yang tak terduga.

Nabi Muhammad yang dijamin masuk surga dan tidak pernah berbuat dosa, tuturnya, selalu meminta ampun kepada Allah.

“Kita sebagai generasi Islam harus memperbanyak istighfar, dengan harapan semoga selalau sehat dan dikabulkan semua permohonan kita kepada Allah,” katanya lagi.

Disamping itu, Pengasuh Pesantren Yanbu’ul Qur’an Kudus ini mengingatkan supaya saling memaafkan antarsesama umat manusia  untuk membersihkan segala dosa. Kesalahan sesama manusia tidak akan diampuni Allah kecuali orang yang disalahi memaafkan.

“Untuk membersihkan diri hubungan manusia dengan cara saling meminta dan memberi maaf,” tegas Gus Bab.

Gus Bab juga mengapresiasi imbauan Komandan Satkorwil Banser Jateng yang mengajak anggotanya selalu mengaji. Menurut Gus Bab, mengaji menjadi kewajiban seseorang tanpa batas dan tanpa memandang kedudukan.

“Mengaji itu menambah ilmu supaya ibadah kita diterima sebagaimana shalat atau ilmu pertanian sehingga harus dipelajari. Kita harus mengacu Al-Qur’an sebagai sumber segala ilmu sekaligus menjadi rujukan petunjuk apa yang akan kita lakukan termasuk ibadah shalat,” jelas putra Kiai Arwani, ulama Ahli Qur’an asal Kudus ini.

Halal Bihalal dan pengukuhan Banser ini dihadiri juga Komandan Satkorwil Banser Jateng Hasyim Asy’ari dan ratusan aktivis Ansor dan anggota Banser Kudus. (Qomarul Adib/Abdullah Alawi)

Sumber  : Nu Online

Gus Kelik Putra KH Ali Maksum Tutup Usia

Selamat Datang Bulan Dzulqa’dah 1437 H