12:19 pm - Thursday July 31, 2014

Archive: Inspirasi Subscribe to Inspirasi

Meramadhankan Ramadhan

Written by | 14/07/2014 | Comments
ramadhan4
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ [٢:١٨٣] Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa (al-Baqarah (2): 183)  Ramadhan sebentar lagi tiba, orang-orang Islam tentunya bersuka cita dalam menyambut kedatangan bulan penuh rahmat ini, bahkan diantara mereka telah mempersiapkan segala kebutuhan-kebutuhan untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan ini jauh-jauh hari sebelum datangnya bulan ini. Kita telah ketahui bersama, bahwa Ramadhan adalah salah satu bulan yang memiliki pengaruh dan daya tarik  yang luar

Azan Membuat Gadis Yunani Jatuh Hati pada Islam

Written by | 23/06/2014 | Comments
seorang-muazin-saat-mengumandangkan-azan-di-salah-satu-masjid-_120427231652-755
Lantunan azan yang berkumandang dari pengeras suara masjid terdengar begitu merdu di telinga Janna. Gadis berdarah Yunani yang lahir dan tumbuh di Jerman — saat itu berusia 13 tahun – merasakan getaran dalam hatinya saat mendengar kumandang azan. Saat itu, Janna sedang berlibur ke Uni Emirat Arab. Inilah pertama kalinya, Janna mendengar lantunan azan. Hari itu bertepatan dengan Jumat. Ia bersama keluarganya sedang singgah di sebuah pasar. ‘’Aku melihat semua orang tiba-tiba berhenti melakukan kegiatan,’’ ujarnya seperti dikutip dalam laman onislam.net. Janna menyaksikan orang-orang menghentikan mobil mereka dan keluar sambil membawa sajadah. “Dan orang-orang itu shalat di jalanan,” tuturnya. Suara azan  benar-benaar telah menyentuh lubuk hatinya yang paling dalam. Cahaya

Menjamah Waktu, Melahirkan Ibadah

Written by | 21/06/2014 | Comments
watch
“Hiasi hidupmu dengan zikir dan fikir” adalah salah satu pesan KH.R. Ahmad Azaim Ibrahimy kepada santri Ma’had Aly pada acara penutupan Musabaqah Al-Kaisiyyah, yang diadakan oleh lora Abdurrahman al-Kayyis. Secara tidak langsung beliau mengingatkan kepada santrinya untuk selalu menghargai dan memperhatikan waktu. Karena orang yang pintar bukanlah orang yang mempunyai IQ yang tinggi, tapi orang pintar adalah orang yang bisa memanfaatkan waktunya sebaik mungkin. Kesuksesan dan kebahagiaan seseorang tergantung kepada sejauh mana ia memanfaatkan waktunya dalam kebaikan. Agama Islam mengenalkan kepada penganutnya terhadap nilai waktu yang begitu besar, sebab setiap nafas yang keluar, setiap waktu yang telah berlalu tidak mungkin akan kembali lagi. Hal ini selaras dengan sebuah kalam hikmah Artinya;

Madharat dan Dosa di Balik Kerudung Seksi

Written by | 18/06/2014 | Comments
jilbabab
Pada zaman yang serba moden ini kesadaran memakai jilbab telah mulai tumbuh di kebanyakan wanita muslimah di tanah air kita. Setiap hari karyawati memakai jilbab sudah bukan merupakan hal aneh atau terlarang di kebanyakan tempat kerja, begitupun mahasiswi sudah menjadi kebiasaan ketika ke kampus dengan memakai jilbab Namun, seiring dengan perkembangan zaman dan terbukanya era globalisasi, banyak sekali dari wanita muslim yang ingin berpakaian syar’i , mereka ingin memakai jilbab, namun mereka juga ingin tampil modis dan cantik. Mereka memakai jilbab karena mengikuti tren, atau agar terlihat islami, terlihat lebih anggun dan cantik, atau hanya ikut-ikutan saja. Maka mereka pun lebih mementingkan faktor keindahannya, keanggunan dan gaya, tanpa memedulikan sudah benar atau belum jilbab yang

Nasihat Sederhana di Malam Nishfu Sya’ban

Written by | 13/06/2014 | Comments
Palestinian youth prays on street outside destroyed mosque in Mughraqa
Tepat saat matahari terbenam pada malam tanggal 15 Syaban, umat Islam menggelar ritual yang telah diwariskan oleh para pendahulunya. Sebagian menggelar shalat sunnah nisfu sya’ban kemudian disusul dengan pembacaan yasin bersama. Ada yang mengadakan selamatan yang diisi dengan pembacaan tahlil. Ada pula yang menggelar pengajian umum yang diisi dengan ceramah tentang hikmah hadirnya malam nishfu sya’ban. Setelah itu, dilanjutkan dengan mushafahah (bersalaman) antara satu dengan yang lainnya seraya mengungkapan kata maaf. Seluruh rangkaian acara tersebut dilakukan untuk menyambut malam nishfu sya’ban. Malam nishfu sya’ban bukanlah momen untuk menggelar pesta bagi ummat Islam. Akan tetapi, di malam itu terjadi peristiwa yang disebut pergantian buku catatan. Buku itu bukan

Sebagai Istri, Seorang Siti Fatimah Saja Mengeluh

Written by | 11/06/2014 | Comments
fatim
Diriwayat dari Abu Hurairah Ra, katanya, suatu hari Rasulullah S.A.W.  menjenguk putrinya, Fathimah-. Sampai di rumahnya, Rasulullah melihat putrinya sedang menggiling tepung sambil menangis. Rasulullah bertanya:”Kenapa menangis, Fathimah. Mudah mudahan Allah tidak membuat matamu menangis lagi”. Fathimah menjawab:”Bapak, aku menangis hanya karena batu penggiling ini, dan lagi aku hanya menangisi kesibukanku dirumah yang datang silih berganti”. Rasulullah kemudian mengambil tempat duduk disisinya. Fathimah berkata:”Bapak!!, demi kemulyaanmu, mintakanlah kepada Alli supaya membelikan seorang budak untuk membantu pekerjaan-pekerjaanku membuat tepung dan menyelesaikan pekerjaan rumah”. Manakala Rasulullah S.A.W selesai mendengar perkataan putrinya, beliau bangkit dari duduknya dan

Antara Basmalah dan Perbuatan Manusia

Written by | 06/06/2014 | Comments
bismillah (1)
Perbuatan yang kita lakukan di dunia dianggap sebagai suatu permainan, sandiwara atau taman surga, tergantung siapa yang hendak menafsirkan. Kaum kapitalis mengatakan dunia ibarat harta kekayaan yang berlimpah ruah, kaum sufi mempunyai persepsi beda, dunia bagaikan bekal untuk kehidupan akhirat yang abadi. Sedangkan kaum lemah (mustad’afiin) menyatakan bahwa dunia tak ubahnya kesengsaraan, ujian serta malapetaka. Ada tiga komponen kecerdasan yang terdapat dalam diri manusia, kecerdasan intelektual (al-quwwah al-aqliyyah), kecerdasan emosional (al-quwwah al-‘athifiyyah) dan kecerdasan spiritual (al-quwwah al-qolbiyyah). Ketiga kecerdasan itu mampu mempengaruhi gaya hidup manusia menjadi lebih berarti dan cukup bermakna. Kecerdasan intelektual sebagai instrumen berpikir (logika), kecerdasan

Jangan Memilih Pemimpin Bermental Cengeng

Written by | 24/05/2014 | Comments
pemimping
Mental cengeng adalah sifat pribadi yang takut akan sesuatu. Ketika orang menjadi orang memiliki mental cengeng, jadi penguasa, penguasa cengeng, jadi pemimpin, pemimpin cengeng. Kepribadian cengeng akan membahayakan bila mereka menjadi seorang pemimpin karena selalu takut menatap hari esok menghadapi kemungkinan buruk yang akan merengkuhnya. Takut miskin misalnya, maka dengan segala upaya termasuk menjadi koruptorpun dia lakukan demi persiapan pasca dia lengser menjadi pemimpin. Takut miskin karena ber infak atau bershodaqoh kepada sesama. “Setan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat buruk (kikir); sedang Allah menjanjikan untukmu ampunan daripada-Nya dan karunia. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui” (Qs Al-Baqarah 268). Ibnu Katsir

Bermimpi Rasulullah Tidak Harus Seorang Kiai Atau Ulama’

Written by | 16/05/2014 | Comments
kisahrasululloh2.wordpress
Seluruh ummat muslim tak terkecuali memiliki kesempatan untuk bermimpi nabi kita Muhammad SAW. Siapapun mereka jika tidak memanfaatkan kesempatan tersebut maka, mereka termasuk orang-orang yang merugi. Bagaimana tidak?! Jika diumpamakan, bagai melihat tumpukan mutiara namun enggan untuk menyentuhnya sama sekali. Padahal, banyak orang yang berburu mencarinya. Dikisahkan bahwa ada seorang gadis kecil yang berusia 8 tahun, ia mangaku pernah bermimpi beliau SAW. Dalam mimpinya ia melihat sosok lelaki berjubah putih dengan mengenakan imamah hijau. Laki-laki itu meraih tangan kecilnya dan membawanya terbang ke langit. Ditengah-tengah perjalannya ia dihadiahi kerudung pink dan mahkota kecil. Indahnya lagi, beliau sendiri yang memasangkan mahkota itu di atas kepala mungilnya. Sebelum meninggalkannya,

Peningkatan dan Penguatan Wawasan Khittah Nahdhiyyah

Written by | 27/04/2014 | Comments
Logo-NU
(Dalam Kancah Politik dan Perekonomian Bangsa) Sejak berdirinya NU 31 Januari 1926, ternyata mampu menyuarakan panji-panji Islam dan membangunkan gairah pemuda bangsa di panggung perpolitikan Indonesia di zaman penjajahan Belanda saat itu. NU tampil gagah di garda paling depan sebagai badan organisasi otonom bangsa yang mandiri, ketika itu langsung dipelopori oleh para Ulama Khos (kharismatik) terkemuka KH. Abdul Wahab Hasbullah. Beliau mengorganisir Islam tradisionalis (NU) atas dukungan kiai dari Jombang yang sangat disegani, KH. Hasyim Asy’ari dan para Kiai-kiai pengasuh pesantren di seluruh Indonesia. Mereka berijma’ (konsensus) dan merestui terbentuknya NU sebagai organisasi kemasyarakatan (ORMAS) Islam ahlussunnah wal jama’ah sekaligus wahana inspirasi masyarakat, lebih-lebih kaum

—– Buat Toko Online? Hub: 082302340456

R-TOM Publish Oke 2

—– Buat Website? BBM: 73F3079D

Raja Website Murah COM
kalkulator zakat