4:00 pm - Kamis September 19, 0413

Muslim AS Segera Miliki RS Islam

1658 Viewed
Diskon 50% Website Dayah & Sekolah

Muslimin Amerika Serikat, khususnya warga Illionis, saat ini diliputi kebahagiaan. Mereka tengah membangun sebuah rumah sakit Islam di Kota Chicago. Menaungi kepentingan Muslimah menjadi tujuan utama keberadaan rumah sakit tersebut.

Selama ini, Muslimah di AS mengadukan keluhan mengenai pemeriksaan di rumah sakit. Mereka kesulitan menjaga aurat saat harus memeriksa kesehatan. Alhasil, banyak dari mereka enggan menjalani pengobatan di rumah sakit.
Sebuah studi menyebutkan, Muslim Amerika memiliki catatan kesehatan buruk dibandingkan non-Muslim. Hal tersebut sebagai dampak dari keengganan Muslim untuk pergi ke fasilitas kesehatan.
Menanggapi permasalahan para Muslimah tersebut, komunitas Muslim Chicago pun bereaksi. Mereka berencana membangun sebuah rumah sakit Islam. Lebih khusus lagi, rumah sakit tersebut akan menjadi pusat operasi dan pembedahan.
Menurut salah seorang anggota komunitas Muslim Chicago Naser Rustom, rumah sakit tersebut direncanakan akan dibangun di pinggiran barat daya Orland Park. Luas bangunan sekitar 11 ribu kaki persegi.
Rumah sakit akan memiliki lima kamar operasi, ruang shalat, serta fasilitas dan layanan khusus operasi bagi Muslimah.
“Banyak pasien Muslimah yang merasa tak nyaman karena dilihat dokter pria saat operasi,” ungkap Rustom dikutip dari laman on Islam dari Lake Country News-Sun.
Rustom juga mengatakan, rumah sakit tersebut akan menjadi fasilitas kesehatan pertama di negara bagian Illionis yang khusus melayani Muslimah.

Kendati demikian, pasien non-Muslim tetap akan dilayani dengan baik. “Pusat medis, bagaimanapun, akan terbuka, baik Muslim maupun non-Muslim,” tuturnya.
Saat ini, lanjut Rustom, pihaknya tengah mengajukan sertifikat kepadaIllionis Health Facilities and Services Review Board. Kepada dewan Illionis pun, mereka tengah berupaya mendapatkan izin.
Pada Juni atau Agustus mendatang, dewan negara bagian AS tersebut akan mengeluarkan keputusan perizinan rumah sakit tersebut.
Seorang Anggota Dewan Philip Bradley menyatakan dukungannya kepada Muslim atas rencana pembangunan fasilitas kesehatan tersebut. Hanya saja, ia berharap Muslimin dapat membangun layanan tersebut dengan menyesuaikan standar.
“Saya tak berpendapat itu akan bermanfaat bagi kelompok lain. Namun,  kami ingin kalian memiliki fasilitas dan harus sesuai standar,” tuturnya.
Salah seorang Muslim dari komunitas Arab-American Action Network,Gihad Ali, mengaku gembira dengan adanya pembuatan rumah sakit islam tersebut.
Dengan begitu, ia dapat berobat tanpa menanggalkan syariat Islam. “Saya tidak perlu melepaskan agama saya hanya untuk mendapatkan layanan kesehatan,” ujarnya sumringah.
Chicago merupakan rumah bagi komunitas Muslim terbesar di Amerika Serikat. Jumlah mereka mencapai 400 ribu jiwa. Adapun AS secara umum memiliki penduduk Muslim sekitar 0,8 persen dari total penduduk atau berjumlah sekitar 2,5 juta jiwa. (Republika)

Diskon 50% Website Dayah & Sekolah
Don't miss the stories followCyber Dakwah and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Dalam Setahun, Dua Kali Matahari Tepat di Atas Ka’bah

Masjid Inggris Tidak Terlibat Radikalisasi

Related posts