11:20 am - Minggu September 27, 2020

Pria mualaf ini ditolak kerja 450 kali karena tato di keningnya

2067 Viewed
Diskon 50% Website Dayah & Sekolah

Yusuf Hamid, 40, pria mualaf asal Batley, West Yorkshire, Inggris, mengaku sudah 450 kali ditolak kerja lantaran memiliki banyak tato, termasuk tato simbol Buddha di keningnya.

Hamid kini masih pengangguran. Dia pernah melamar kerja sebagai pencuci mobil dan petugas kebersihan tapi juga ditolak, seperti dilansir surat kabar the Daily Mail, Sabtu (18/5).

Selain di kening, Hamid memiliki dua tato simbol beladiri Thailand dan simbol yin yang di belakang kepala botaknya. Para pemberi kerja menolak Hamid lantaran tato-tatonya itu.

“Sungguh mengecewakan saya ditolak kerja lantaran tato-tato ini,” kata dia.

Dia mengaku memiliki tato itu sejak usia 14 tahun dan kini menyesalinya. Ketika melakukan wawancara kerja, pewawancara sering memperhatikan tatonya itu.

“Saya memenuhi semua syarat yang diminta perusahaan tempat saya melamar. Tapi mereka mengatakan tato ini tidak baik untuk citra perusahaan.”

“Saya ingin pemberi kerja menilai dari kemampuan saya. Meski cuma diberi kesempatan kerja sepekan saya ingin mencobanya.” (merdeka)

Diskon 50% Website Dayah & Sekolah
Don't miss the stories followCyber Dakwah and let's be smart!
Loading...
2/5 - 1
You need login to vote.
Filed in

AS Rancang RUU Pelarangan Pemberlakuan Syari’ah Islam Di Pengadilan

Isi Pidato Paus tidak Jauh Beda dengan Isi Pidato Seorang Kiai

Related posts