2:03 pm - Minggu September 20, 2020

Mempertanyakan Kebenaran Islam

2318 Viewed
Diskon 50% Website Dayah & Sekolah

Pertanyaan:

 Saya adalah seorang Ayah yang masih seujung kuku ilmu pengetahuan Agama, dilontarkan beberapa pertanyaaan yang sangat sulit saya jawab karena keterbatasan pengetahuan Agama. Saya fikir kebimbangan tentang agama anak saya cuma sebatas menanyakan kebenaran adanya sang pencipta jagat raya, tapi dari beberapa pertanyaan yang saya amati sepertinya anak saya sudah dimurtadkan atau memurtadkan dirinya sendiri, saya sebagai ayah sealigus umat muslim di bumi ini sangat sedih dan merasa turut berdosa mengijinkan anak saya ke negara serba bebas yang tdk dpt secara langsung mengawasinya. Untuk itu saya mohon sangat untuk dapat menolong insan manusia yang tersesat dalam pencarian sang kholik ini. sekali lagi saya mohon bantuannya untuk menjawab pertanyaan tentang islam dibawah ini jazakumullah khairon kasiro.

Pah, papah pikir aku tidak mengerti Islam karena aku bacanya salah, jadi tolong dijawab pertanyaan2 aku dibawah ini yah:

Pertanyaan yang paling mudah dulu: Islam membuat pernyataan yg luar biasa mengenai hal gaib (Contoh: Kita akan masuk neraka kalo tidak percaya dengan Islam, dll). Islam punya bukti apa yg Agama lain tidak punya?

Satu-satunya alasan kita menggunakan kekerasan dan intimidasi dalam perdebatan/argumen adalah apabila mereka tau mereka salah atau tidak bisa memenangi perdebatan itu. Dan Karena ini, menurut anda mengapa banyak orang muslim yg menggunakan kekerasan dan intimidasi untuk menahan/menindas ketidaksepakatan, dan mengapa Al Quran mendukung hal ini?

Sebagai Referensi:

Surat Al-Baqarah ayat 191 dan 193.

Surat Al Maa-idah ayat 33

Surat Al Anfaal ayat 12
Surat Al Kahfi ayat 65-81

Surat AT Taubah ayat 111

 Mengapa laki2 diperbolehkan untuk memukul istri2nya, tapi perempuan tidak diperbolehkan untuk memukul suaminya? Mengapa laki2 boleh memiliki banyak istri tapi perempuan cuma bisa punya satu suami? Mengapa perempuan membutuhkan saksi laki2 dipengadilan tapi kalau laki2 tidak butuh saksi perempuan? Mengapa laki2 boleh memperkosa budak perempuannya, tapi perempuan tidak bisa memperkosa budak laki2nya? Apakah anda secara pribadi merasa bahwa perempuan itu lebih rendah dari laki2? Bila memang ini perasaan anda, maka anda tidak bisa dipandang sebagai orang yg moralnya tinggi. Kalo anda tidak setuju bahwa perempuan itu lebih rendah dari laki2, kenapa kamu menyatakan bahwa kamu orang muslim kalo kamu tidak setuju dengan Al Quran?

 Referensi: Banyak sekali referensi yg bisa saya cantumkan disini, tapi saya hanya bakal cantumkan beberapa dibawah ini:

 Surat Al Baqarah ayat 223

Surat Al Baqarah ayat 228

Surat Al Baqarah ayat 282

Surat An Nisaa’ ayat 24

Surat An Nisaa’ ayat 34

 Ada beribu2 Tuhan yg telah disembah manusia selama lamanya sejarah didunia ini, Anda ada/punya bukti duniawi apa bahwa Islam adalah agama yang benar?

Untuk mempermudah, demonstrasikan/buktikan kepada saya tanpa menggunakan Al Quran bahwa Islam adalah yg paling mulia/benar dibandingkan Agama Yahudi, Kristen, Pastafarianism, dan lain2?

Kalau Islam benar/sempurna, kenapa masih ada divisi? Mengapa ada Sunni dan Syiah? Mengapa ada negara mayoritas muslim yang menganut hukum syariah dan adapula yang tidak? Kenyataannya sudah jelas ada kebingungan dengan ajaran Islam sendiri. Kenapa Allah tidak bersusah payah untuk memperbaiki/menetapkan ajaran ini?

Mengapa geografi dan riwat keluarga/keturunan menentukan agama yang dianuti orang2 didunia?

Kalo memang satu agama itu sempurna, sudah pasti bakal menarik perhatian orang2 dan bakal mendominasi berbeda2 budaya/negara?

Mengapa banyak Mitos di Agama Islam, Kristen, dan Yahudi sangat mirip dengan mitos2 sebelum agama yahudi ada? (contoh: Banjir besar dizaman nabi Nuh mirip dengan cerita Epos Gilgames)

Kalau memang Islam adalah berdasarkan agama Yahudi dan Kristen yg telah disempurnakan, mengapa Allah tidak menciptakan agama yang sempurna dari awal (daripada menciptakan agama Yahudi dan Kristen yg sudah jelas salah)? Surat Al A’raaf ayat 157 menjelaskan bahwa Taurat dan Alkitab adalah ajaran yg sah/benar

Al Quran tidak keberatan dengan orang dewasa yg berhubungan sexual dengan anak kecil (meskipun anak ini tidak mau/menginjinkan orang tua ini untuk menyentuhnya). Sebagai contoh, Muhammad rupanya mengesex dengan anak umur 9 tahun. Sekarang saya tanya, kalau ada laki2 umur 50 tahun mau menikahi/berhubungan sexual dengan anakmu… apakah akan anda ijinkan? Kalo jawaban anda iya, anda tidak bisa disebut orang yg bermoral tinggi. Sama halnya dengan laki2 yg menikahi atau mempunyai banyak istri.

Referensi: Surat Ath Thalaaq ayat 4 dan Hadis Sahih Al-Bukhari ( Jilid 5, Buku 58, Nomor 234 dan 236).

 Mengapa Islam tidak keberatan dengan perbudakan? Menurut anda kita sebaiknya mempunyai budak2? Kalo memang iya, maka anda tidak bisa disebut orang yg bermoral tinggi. Kalo seandainya anda tidak setuju, berarti anda mengakui bahwa AlQuran itu salah.

Referensi:

 Surat Al Baqarah ayat 178

 Mengapa Al Quran banyak sekali kesalahan mengenai fakta Ilmu science dan sejarah?

Referensi: Surat Al-Maaidah ayat 116 (Orang2 Kristen tidak menyembah Maryam)

Surat Al A’raah ayat 125, Surat Thaahaa ayat 71, Surat An Nuur ayat 45, Surat Adz Dzaariyaat ayat 49 (Reproduksi secara Asexual/tanpa berhubungan kelamin adalah sangat umum/lazim).

 Surat Ath Thaariq ayat 5-7 (Quran banyak mereferensikan kalo dunia ini datar)

 Mengapa Al Quran berselisih/membantah ajarannya sendiri? Sebuah kontradiksi atau kedwimaknaan adalah bukti bahwa ini bukan kata atau ajaran dari Tuhan yg maha kuasa dan sempurna. Referensi Dibawah ini adalah beberapa contoh dimana Al Quran mengkontradiksi ajarannya sendiri:

 Referensi:

Surat Al Israa’ ayat 102-103 vs Surat Yunus ayat 90-92, Surat Huud ayat 42-43 vs Surat Al Anbiyaa’ ayat 76, Surat Ar Ruum ayat 26 vs Surat Al Baqarah ayat 34, Surat Al Baqarah ayat 132 vs Surat Al A’raaf ayat 143 vs Surat Az Zumar ayat 12

 Mengapa Al Quran asalnya cuma diciptakan di dalam bahasa Arab? Bukannya lebih efisien kalau Allah mengirim Nabi ke semua budaya/negara sepanjang sejarah (Kirim satu Nabi untuk setiap budaya) jadi tidak ada kebingungan dan masalah/kesalahan penerjemahan? Kalo menurut Allah terlalu susah untuk mengirim setiap Nabi untuk setiap budaya, kenapa Allah tidak menciptakan kita untuk mengerti bahasa Arab dari lahir…. jadinya tidak akan ada kesalahpahaman?

 Jika Allah mengharuskan kita untuk disunat, kenapa Allah tidak menciptakan kita begitu saja (lahir tersunat)? Manusia sudah lahir setidaknya 100.000 tahun lamanya, tapi kita baru punya tekhnologi yg aman untuk menyunat baru 100 tahun lalu.

 Saya mau koreksi papah saya: Paul Ehrenfest lahir 153 tahun setelah Newton Meninggal. 1880(Paul lahir) 1727 (Newton Meninggal), jadi mereka sudah jelas tidak pernah jadi sahabat. Selanjutnya, Paul tidak bunuh diri karena menurut dia Tuhan membenci atau menghukumnya…. Paul bunuh diri karena dia Depresi karena dia merasa tidak cukup pintar untuk mengerti Fisika Modern (dalam kata lain dia merasa bodoh dan tidak bisa melanjutkan karirnya). Dan yang terakhir, anaknya terkena down syndrome, dan semua orang tau kalo down syndrome terjadi karena adanya ketidaknormalan kromosom yang sangat dimengerti oleh Para Ilmuan, yg terjadinya sangat berhubungan dengan umur Ibunya, dan mempengaruhi seluruh populasi dunia (Bisa Muslim, Kristen, dan lain2, tidak ada hubungannya dengan agama).

 

Muhamad Ilyas ganie_ilyas@yahoo.com

 

 

Jawaban:

 Informasi ghaib dalam Qur’an

Informasi ghaib yang disampaikan Qur’an sudah banyak terbukti. Misalnya tentang penaklukkan kota Mekkah yang sudah sejak sebelum penaklukkan telah diberitahukan oleh Allah melalui surat al-Fath.

Perang dalam Islam

Di sinilah pentingnya belajar islam secara komperhensif, sehingga tidak gampang menyimpulkan bahwa islam termasuk agama teror, yang selalu menebar ancaman pada para pemeluk agama lain. Kami tidak menampik bahwa ada seruan perang yang dalam Qur’an, tapi kita juga tidak boleh menutup mata bahwa di dalam Qur’an juga banyak ayat yang menjelaskan tentang toleransi, tentang dakwah santun. Di antaranya:

  • Al-Anbiya’ ayat 107; menjelaskan islam sebagai rahmat (bukan ancaman)
  • Al-Nahl ayat 125; dakwah harus secara santun
  • Al-Mumtahanah ayat 08; beriskap baik dan adil pada pemeluk agama lain
  • Al-Baqarah ayat 256; tidak ada paksaan untuk memeluk islam
  • Qof ayat 45; Allah berkehendak adanya pluralitas agama

Selain yang tertera dalam Qur’an, kita juga bisa tahu dari tingkah laku nabi atau sabda nabi yang akan menunjukkan bahwa Islam termasuk agama yang toleran.

Sedangkan ayat-ayat yang dianggap sebagai sikap keras pada pemeluk agama lain perlu diposisikan pada tempatnya. Misalnya ketika umat islam diserang oleh non muslim. Maka dari itu, pada intinya islam akan bersikap keras kalau diserang oleh pemeluk agama lain. Sedangkan ketika mereka tidak menyerang, maka islam mengajarkan untuk hidup berdampingan, tanpa ada kekerasan.

Kesetaraan gender

Pertama yang perlu diingat bahwa Islam adalah agama yang mempunyai misi untuk menjunjung tinggi martabat perempuan. Ingat..!!, sebelum islam datang perempuan tak ubahnya barang yang bisa diperjualbelikan oleh suami atau orangtuanya, anak perempuan dikubur hidup-hidup, mereka tidak dapat hak waris. Dan ketika islam datang hal itu semua dihapus. Islam menghargai perempuan dengan memberikan hak waris, islam menghargai perempuan dengan memerintahkan para suami untuk bersikap baik pada istri-istrinya. Itulah yang perlu dipahami terlebih dahulu sehingga tidak menuduh islam sebagai agama yang merendahkan perempuan. Jadi islam tidak pernah merendahkan perempuan, bahkan menjunjung tinggi hak perempuan. Termasuk dengan adanya kewajiban berhijab, itu tak lain hanya lah ingin melindungi perempuan, bukan untuk mengurung perempuan.

  • Berkenaan dengan hak memukul, perlu diingat, pukulan yang dimaksud di sini adalah pukulan yang mendidik, bukan pukulan yang bisa melukai. Jadi tidak ada sedikitpun tujuan untuk menyakiti perempuan. Kalau ditanya kenapa hanya suami yang punya hak memukul?, karena suami punya tanggung jawab besar pada istrinya.
  • Kenapa hanya boleh poligami?, sedangkan poliandri tidak boleh?. Kami sesungguhnya perlu menjelaskan konsep poligami yang benar dalam ajaran islam. Hanya mungkin dilain waktu. Sementara alasan kenapa tidak boleh poliandri, salah satu alasannya karena akan terjadi percampuran nasab. Dalam arti tidak akan diketahui pada siapa nanti anaknya akan dinisbatkan.

Kesempurnaan Islam

Dalam hal ini harus dipahami terlebih dahulu apa yang disebut sempurna itu?. Secara nyata memang islam sudah sempurna. Hanya saja manusia secara umum, atau pemeluk agama islam berbeda-beda dalam menafsiri pesan-pesan islam. Hal ini sama dengan yang terjadi di agama lain. Misalnya pemeluk kristen berbeda-beda dalam menafsiri pesan-pesan yang tertera dalam kitab injil. Jadi adanya perbedaan dalam memahami islam bukan sebagai tanda bahwa islam tidak sempurna.

Islam sebagai penyempurna

Sungguh terlalu naif kalau kita selalu bertanya apa yang dilakukan Allah, termasuk bertanya kenapa tidak sejak awal saja Allah menciptakan islam yang sempurna, tidak perlu ada yahudi atau nasrani terlebih dahulu. Hal ini sama saja dengan bertanya kenapa Allah menciptakan manusia?. Tidak semua apa yang dilakukan manusia kita ketahui alasannya. Karena Allah itu bersifat transenden. Termasuk bertanya kenapa Allah tidak menciptakan manusia dalam keadaan sudah dikhitan. Bukankah seperti bertanya kenapa yang melahirkan hanya perempuan?, kenapa kalau laki-laki bisa juga melahirkan.

Tuduhan pada nabi karena menikah dg siti aisyah

Ketika kami membaca pertanyaan dalam email, khususnya yang berhubungan dengan ini, kami hanya berharap anda mendapatkan petunjuk, supaya tidak dengan mudah menghina orang yang sudah terbukti baiknya kecuali bagi orang-orang yang merasa iri pada beliau.

Orang islam yang mau membaca dengan pikiran jernih, maka akan tau bahwa dari semua pernikahan yang nabi lakukan mempunyai tujuan-tujuan mulya. Semisal tujuan beluau menikahi Siti Aisyah karena kecerdasan yang ada pada beliau. Maka dari itu hadits yang berhubungan dengan perempuan, banyak disampaikan oleh siti Aisyah. Dan beliau termasuk perawi yang banyak meriwayatkan hadits. Kalau diperingkat, beliau berada di urutan kedua setelah Abu Hurairah.

Islam dan perbudakan

Kalau dikatakan islam tidak keberatan dengan perbudakan, maka pemahamannya tentang islam perlu diperdalam lagi. Sebab sudah menjadi bukti nyata bahwa nabi (sebagai pembawah ajaran islam) sejak awal sudah memberantas perbudakan. Hanya saja tidak secara langsung, melainkan secara pelan, hingga akhirnya perbudakan betul-betul tidak ada. Dan ini adalah bagian dari strategi dakwah. Sebagai salah satu bukti, islam tidak memperkenankan hambanya untuk menikah dengan budak—kecuali ada alasan tertentu semisal tidak punya biaya untuk menikahi wanita merdeka—karena anak yang lahir akan menjadi budak, dalam arti menikah dengan budak akan memperbanyak budak-budak, dan ini tidak diinginkan oleh Islam.

Qur’an dan fakta ilmiah/sejarah

Era modern ini semakin memberikan kejelasan bahwa apa yang dijelaskan dalam Qur’an sangat sesuai dengan fakta ilmiah. Misalannya cerita dalam Qur’an yang menjelaskan bahwa Fir’aun ditenggelamkan oleh Allah. Dan setelah diteliti ternyata pada jasad mumi fir’aun terdapat bukti bahwa dia ditenggelamkan. Misalnya juga fakta ilmiah yang menjelaskan bencana pada kaum nabi Luth dan masih banyak lagi fakta ilmiah yang semakin membuktikan kebenaran Qur’an. Jadi Qur’an memang tidak perlu diragukan lagi kebenarannya, kecuali oleh orang-orang yang memang sejak awal mencari-cari kesalahan dalam Qur’an.

  Kontradiksi makna dalam Qur’an

Inilah yang saya kami sebutkan bahwa harus ada kecondongan untuk berfikir objektif ketika berbicara tentang Qur’an atau islam. Jangan ada sikap sinis atau yang lain. Berkenaan dengan kontradiksi antar ayat atau banyaknya makna dalam satu kata, bukan lantas menunjukkan bahwa Allah membantah atau berbeda dengan ajaran yang dia keluarkan sebelumnya. Dalam islam itu ada konsep nasakh-mansukh, ada ta’arudh al-Adillah, dan semua itu tidak ada sedikitpun yang menunjukkan kepimplanan islam. Ketika ada kontradiksi makna misalnya, kadang hanya kontradiksi secara kasat mata, sedangkan ketika dipikirkan lebih mendalam tidak ada kontradiksi. Dan dalam ajaran islam, ada kaidah bahwa “kontradiksi yang terjadi itu bukan kontradiksi secara hakiki”, dalam arti pada hakikatnya tidak ada kontradiksi, hanya pikiran manusia saja tidak bisa menjangkaunya.

 

 

Diskon 50% Website Dayah & Sekolah
Don't miss the stories followCyber Dakwah and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Problematika dalam Puasa, Zakat, dan Shalat

Hukum Mengganti Nama

Related posts