4:00 pm - Minggu September 18, 4872

[Puisi] Mencintaimu dengan Cara Tuhan

1918 Viewed
Diskon 50% Website Dayah & Sekolah

 

Disaat aku memberi bunga

Disaat itu pulalah aku mencintaimu

Ketika aku berlutut didepanmu

Ketika itu pulalah aku mencintaimu

 

Mungkin kau membenciku

Ketika itu

Mungkin kamu ingin memakiku

Ketika itu

 

Bencilah aku sesukamu

Makilah aku sepuasmu

Sampai kau tak sanggup lagi untuk membenci

Sampai kau tak mampu lagi untuk memaki

 

Semakin engkau membenciku

Semakin engkau memakiku

Maka semakin tumbuh subur pulalah rasa cinta dan kasihku padamu

 

Tapi kini aku sudah lupa

Kapan aku membri bunga

Kapan aku berlutut didepanmu

Dan kapan aku mencintaimu

Sebab, sejak itu sampai sekarang dan hingga kapanpun

Aku masih tetap mencintai dan merindukanmu.

 

Masih ingatkah kau

Kapan terakhir kali kita bertatap senyum?

Iya, disimpang jalan itu

Saat kau menaiki Betor hendak meninggalkanku

Rasa takutpun menyelimutiku

Takut tak dapat melihat senyummu lagi

Takut tak dapat memandang indah matamu lagi

 

Memang aku tidak punya pengalaman bercinta kasih

Tapi percayalah!

Aku akan mencintaimu dengan caraku sendiri

Di bawah bimbingan  Ilahi

 

Sukorejo, 01-04-2013

Amirul Mukminin el_Ghafury

Diskon 50% Website Dayah & Sekolah
Don't miss the stories followCyber Dakwah and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in
Islamofobia di Pulauku, Islamofobia, Islam Fobia, Islam

Islamofobia di Pulau Dewata

Sajak Anak Muda

Related posts