1:54 am - Minggu September 27, 2020

Madinah Cetak Terjemahan Alquran Bahasa Mandar

1187 Viewed
Diskon 50% Website Dayah & Sekolah

Pusat Percetakan Alquran atau ‘Majma Malik Fahd Lithiba’ah Mushhaf Syariif’ di Madinah, saat ini mampu memproduksi Kitab Alquran hingga 30 juta eksemplar per tahun, dengan 26 jenis mushaf serta Alquran yang disertai terjemahan dari berbagai bahasa.

Keterangan tertulis yang ada di ruang pamer Alquran, dijelaskan, percetakan yang beroperasi sejak 1984 itu memproduksi Alquran dan terjemahan dalam 47 bahasa, termasuk bahasa Indonesia dan bahasa etnis Mandar, Sulawesi Selatan.

Alquran dengan terjemahan Bahasa Mandar itu terpampang bersama dengan Alquran dengan terjemahan Bahasa Indonesia dan Uighur, sebuah daerah sebuah daerah otonomi di Republik Rakyat Cina.

Ide pembuatan Alquran dengan tafsir Bahasa Mandar ini berawal dari gagasan Baharuddin Lopa, yang saat itu menjadi duta besar Indonesia untuk Arab Saudi. Edisi perdana diluncurkan sekira 2005 dan diproduksi sebanyak 20 ribu eksemplar.

Percetakan itupun mencetak Alquran dengan terjemahan menggunakan bahasa sejumlah etnis di Afrika, seperti Anku, Husa, Zulu, Urumiyah, dan Amhuriyah.

Saat ini Alquran dan terjemahan berbahasa Indonesia sudah tersebar mencapai 160 juta eksemplar yang mencakup wilayah Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam. Sementara Alquran dan terjemahan berbahasa Mandar sudah disebar sebanyak satu juta eksemplar.

Tak hanya itu, percetakan pun mencetak Alquran dan terjemahan dalam bahasa yang digunakan etnis tertentu di wilayah Asia Selatan.

Selain memproduksi Alquran, percetakan itu juga memproduksi rekaman tilawah dalam bentuk CD, program komputer, serta karya ilmiah yang terkait dengan Alquran dan ilmu Alquran.

Jamaah Indonesia biasanya meluangkan waktu mengunjungi percetakan itu selain kunjungan ke tempat ziarah yang tersebar di beberapa tempat. (republika)

Diskon 50% Website Dayah & Sekolah
Don't miss the stories followCyber Dakwah and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Para Ahli Sejarah Menentang Pembongkaran Situs Bersejarah di Mekah

Koleksi Seni Islami Dipamerkan di Spanyol

Related posts