4:00 pm - Rabu September 18, 8148

Patut Diteladani; Shahruk Khan Peduli Pendidikan Anak Tidak Mampu

1607 Viewed
Diskon 50% Website Dayah & Sekolah

Shahrukh Khan jarang mempublikasikan filantropi dari kegiatan amal yang sudah banyak dilakukannya secara diam-diam. Namun, aksinya tersebut tetap saja tercium ke media. Belakangan baru saja diketahui bahwa King of Khan ini menyekolahkan putri seorang pendakwah Muslim, Mohammaed Azaz Shaikh (38 tahun).

Shaikh sudah bekerja dengan profesinya sebagai pendakwah selama 12 tahun terakhir. Sayangnya, dia harus menarik putrinya, Nisha yang masih berusia lima tahun dari pendidikan sekolah sebab keluarganya tengah berada dalam krisis keuangan.

ROLers, anda mungkin bertanya dari mana Shahrukh mengetahui masalah Shaikh? Istri Shaikh, Zarina merupakan wanita yang memenangkan sebuah kuis yang berkaitan dengan Shahrukh. Dia kemudian membuka masalah tentang cerita menyedihkan suami dan keluarganya. Shahrukh pun bertanya tentang masalah ekonomi Zarina.

Shahrukh pun berjanji bahwa dia akan membiayai pendidikan Nisha di sekolah. Shaikh saat ini menjadi pekerja lepas di Balaji Telefilms. Awalnya dia ragu untuk mengomentari tentang bantuan Shahrukh.

“Saat ini aku menjadi freelance untuk Balaji sampai awal tahun depan. Rasanya sulit untukku bertahan sehinga aku pun mengambil kerja sambilan untuk memenuhi kebutuhan hidup keluargaku. Aku harus menghentikan pendidikan putriku. Terima kasih untuk Tuan Shahrukh Khan. Karena kebaikan hatinya, putriku Nisha akan kembali ke sekolah segera,” ujar Shaikh, dilansir dari Times of India, Rabu (23/10).

Banyak orang tidak tahu bahwa Shahrukh dihormati dengan penghargaan UNESCO karena keterlibatan aktif dan komitmen sosialnya menyediakan pendidikan untuk anak-anak tidak mampu. Dia adalah pria India pertama yang mendapatkan penghargaan ‘Pyramide con Marni’ dari UNESCO. (Republika)

Diskon 50% Website Dayah & Sekolah
Don't miss the stories followCyber Dakwah and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Mengasah Hati Nurani Seorang Guru

23 Generasi Afganistan Belajar di Perguruan Tinggi NU

Related posts