1:29 am - Rabu September 23, 2020

Kisah Perempuan yang Membuktikan bahwa Cinta itu Buta

1813 Viewed
Diskon 50% Website Dayah & Sekolah

Umumnya, seorang wanita akan mencari pasangan hidup yang seusianya, atau yang umurnya lebih tua sedikit dari mereka. Namun berbeda dengan Zhang Feng. Wanita 27 tahun itu lebih memilih untuk menikahi seorang kakek-kakek. Cinta itu memang buta!
Wanita asal Nantianping, provinsi Hunan, China, itu jatuh cinta kepada Wen Changlin yang usianya sudah 72 tahun. Sebenarnya, Zhang mulai jatuh cinta dengan Wen sejak ia masih berumur 23 tahun.

Empat tahun kemudian, akhirnya Zhang dan Wen menikah. Mereka pun kini hidup bahagia dan telah dikaruniai seorang anak laki-laki yang diberinama Tian.

Banyak orang yang mengira bahwa Wen adalah kakek Zhang. Meskipun demikian, pandangan orang-orang tersebut tidak menggoyahkan hubungan cinta mereka.

“Saya memang terlihat seperti kakeknya. Namun saya sudah terbiasa dengan pandangan itu. Yang terpenting adalah cinta kami dan kenyataan bahwa saya bisa memberinya seorang anak. Dia sangat bahagia dengan hubungan kami berdua,” ungkap Wen Changlin, seperti dikutip dari Oddity Central.

Cerita cinta antara Zhang dan Wen itu berawal pada tahun 2001 lalu. Saat itu, ayah Zhang sedang menderita penyakit keras. Sementara Wen yang berprofesi sebagai pakar pengobatan tradisional, turut bantu mengobati ayah Zhang.

Wen pun rela menginap di rumah Zhang demi merawat ayahnya hingga tahun 2006, saat ayah Zhang akhirnya meninggal dunia. Setelah itu, Zhang mulai merasa sangat nyaman dengan Wen. Ia bahkan mempercayai Wen lebih dari siapapun yang ia kenal.

Lalu, akhirnya Zhang melamar Wen. Ia mengatakan bahwa ia ingin tinggal dan merawat Wen sampai akhir hayat. Awalnya Wen merasa ragu dengan pernyataan Zhang. Tapi pada akhirnya Wen bisa mempercayai Zhang.

“Saya ragu karena perbedaan usia kami yang sangat jauh. Para penduduk desa bergunjing dan ibunya juga menentang hubungan kami,” cerita Wen.

Meskipun sempat ada aral melintang, namun kini akhirnya mereka bisa hidup bahagia. “Dia (Zhang) adalah anugerah yang diberikan Tuhan kepada saya. Ini adalah masa-masa paling bahagia bagi saya,” tutup Wen yang sudah memiliki empat anak dari pernikahan sebelumnya. (tribun)

Diskon 50% Website Dayah & Sekolah
Don't miss the stories followCyber Dakwah and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Kesetian dalam Cinta; antara Pasif dan Aktif

Kesucian Cinta Terletak pada Cara, Alasan, dan Niat

Related posts