7:21 am - Rabu Desember 2, 2020

Kawan-Lawan sebagai Kaidah Hidup

1532 Viewed
Diskon 50% Website Dayah & Sekolah

Tulisan ini tidak semata-mata untuk menakut-nakuti, namun tak lain hanyalah sebuah pernyataan yang penulis alami dalam menjalani kaidah hidup yang penuh warna ini.

Tidak ada persahabatan tanpa kepercayaan,

dan tidak ada kepercayaan tanpa integritas.

Integritas adalah sebuah kemurnian karakter.

Semakin tinggi integritas dan prinsip kita,

semakin tinggi kepercayaan yang akan kita peroleh.

Covey mengatakan :

” semakin jernih karakter kita,

maka semakin tinggi proaktif kita,

dan semakin besar pula komitmen kita pada sikap win-win

-semakin kuat pengaruh kita pada orang lain.

Kepercayaan adalah modal dasar suatu sinergi.

” bersikaplah selalu jujur dan tulus

dalam membina hubungan sinergi dengan orang lain

Kawan sangat dibutuhkan dalam setiap keadaan, kawan merupakan media pengantar kesuksesan kita. Namun hati-hatilah dalam mencari kawan, kawan bukan sembarang kawan. Banyak kawan yang hanya berteman ketika dalam kesenangan tidak dalam kesusahan. Terkadang kawanlah yang mengantarkan kita pada kejayaaan. Perbanyaklah berkawan. Tapi..hati-hatilah kepada mereka.

Banyak kawan yang hanya manis di depan kita tapi  ketika di belakang dia bagaikan harimau lapar yang siap menerkam kita tanpa ampun. Banyak kawan yang akhirnya menjadi lawan. Apalagi kawan akrab yang banyak tahu tentang kita. Mereka dengan mudah mengubah  semuanya menjadi kebencian akibat ketidak selarasan ide, kekejaman akibat perseteruan, bahkan kalau perlu sebuah kutukan akibat  persaingan tak sehat.

Imam al-Ghazali melalui kitab Bidayahnya memberi pelajaran pada kita  untuk selalu berhati-hati dalam bersahabat dengan teman karibnya, bahkan beliau menyeru untuk takut pada teman karib bagaikan ketakutan kita pada harimau.

Betapa tidak !, teman karib merupakan salah seorang yang banyak tahu tentang kehidupan kita. Karenanya, ketika mengalami keretakan dalam persahabatan, tidak menutup kemungkinan teman kariblah yang akan menggembar  gemborkan kejelekan kita yang beberapa lama telah menjadi rahasia.

Hati-hatilah dengan teman karibmu

Tindakan adalah manifestasi belajar,

sama seperti ”iman tanpa kerja itu mati”

belajar tanpa tindakan bukanlah belajar.

(Klassikal)

Diskon 50% Website Dayah & Sekolah
Don't miss the stories followCyber Dakwah and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Tiga Faktor yang Merusak Moralitas

Karena Tiga Hal Perempuan Cantik Menurut Nabi

Related posts