10:02 am - Rabu September 23, 2020

Ilmu; antara Minat, Bakat dan Kebutuhan

1419 Viewed
Diskon 50% Website Dayah & Sekolah

Tak sedikit dari sekian santri yang kebingungan ketika menentukan ilmu apa yang harus dipelajari. Mereka masih belum bisa memahami tentang bagian-bagian ilmu. Bahkan mereka belum mampu merasa tentang dirinya ketika dihadapkan pada ilmu. Mereka menutut ilmu ada yang sebagian ikut-ikutan saja, tanpa merasa apakah ilmu yang dia tuntut sesuai dengan bakat, minat, kebutuhan dan pribadi. Oleh sebab itu, perlu adanya pengkajian tentang hal itu.

Ilmu yang sesuai dengan pribadi

Ilmu ini ini tidak boleh tidak alias wajib dipelajari oleh seorang santri. Santri merupakan gelar yang disandangkan kepada seorang yang menuntut ilmu di pesantren, yang kemudian gelar tersebut menjadi pribadi bagi mereka yang telah dikenal oleh kalangan masyarakat. Jadi, seorang yang menutut ilmu di pesantren yang memiliki pribadi santri harus mampu menguasai ilmu-ilmu dasar tentang kpribadian santri. Ilmu-ilmu tersebut mencakup pada:

Budi pekerti

Ilmu ini harus dimiliki oleh santri, karena ilmu ini adalah yang paling utaman dari semua ilmu. Ilmu ini berkaitan dengan tingkah laku kita. Semisal menghormati, menyayangi, jujur, rajins sekolah, shalat jama’ah istiqamah, dll.

Al-Qur’an

Sebagai santri tentu yang dinilai juga adalah bacaan al-Qur’annya. Untuk bisa membaca al-Qu’an dengan baik dan mendapatkan nilai yang tinggi tidak harus menjadi qari’, tetapi cukup memahami tajwid.

Akidah

Ilmu ini sebagi penguat keyakinan orang islam. Oleh sebab itu, harus dikuasai orang islam apalagi seorang santri.

Menjadi khatib atau imam shalat yang baik

Sebagai seorang santri sudah seharusnya tau cara-cara menjadi khatib dan imam. Untuk mengetahui caranya tak harus pintar membaca kitab.

Tahlil dan semacamnya

Tahlil merupakan tradisi yang ada di masyarakat. Pembacaan tahlil pasti dipimpin oleh seorang yang memang layak. Orang yang memang layak dan bisa oleh masyarakat sudah ditentukan kepada santri. Artinya, santri pasti bisa membaca tahlil. Oleh sebab itu, santri harus bisa membaca tahlil. Selain tahlil ada juga yang semacamnya, seperti selamatan rumah, selamatan waktu Ramadan dan lebaran, dll.

Organisasi

Organisai tentu wajib juga dipelajari oleh santri. Sebab santri yang telah menjadi alumni pasti bergaul dengan masyarakat. Bergaul dengan masyarakat membutuhkan kecerdasan sosial. Kecerdasan sosial itu ada pada organisi.

Ilmu yang sesuai dengan bakat

Ilmu-ilmu yang sesuai dengan bakat tidak ada batasnya. Yang penting ilmu apa saja yang sesuai dengan bakat kita, itu harus kita kuasai.

Ilmu yang sesuai dengan minat

Kita harus memiliki minat. Sebab minat yang menjadi kekuatan semangat kita dalam menuntut ilmu. Semisal minat dalam ilmu computer, dll.

Ilmu yang sesuai dengan kebutuhan

Ilmu yang sesuai dengan kebutuhan ini, tergantung pada obyek lapangan ketika kita keluar dari pesantren.

Diskon 50% Website Dayah & Sekolah
Don't miss the stories followCyber Dakwah and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Pesantren tidak Mengutamakan Keilmuan

Peran Alumni Pesantren dalam Mengawal ASWAJA

Related posts