4:00 pm - Jumat September 18, 6764

ISKAB Jadikan Peristiwa 10 Nopember sebagai Motivasi “Memerdekakan” Tanah Kalbar

1720 Viewed
Diskon 50% Website Dayah & Sekolah

Di sele-sela penyampaian materi, Gus Misbah memutar film documenter yang mengisahkan peristiwa 10 Nopember. 10 Nopember merupakan peristiwa penting bagi kemerdekaan Indonesia. Indonesia dinyatakan benar-benar merdeka setelah peristiwa tersebut.

Ujung tombak kemerdekaan Indonesia dengan terjadinya peristiwa 10 Nopember adalah adanya resolusi jihad yang dirumuskan oleh KH. Hasyim Asy’ari. Inti rumusan resolusi jihad adalah kewajiban umat Islam untuk memperjuangkan tanah air. Adanya resolusi itu, semangat juang umat Islam langsung berkobar.

Dari sekian umat Islam yang memperjuangkan tanah air ketika itu, sebagian adalah para santri. Kiai-kiai pesantren yang ikut serta memperjuangkan tanah air di Surabaya, beliau-beliau membawa santrinya agar ikut berperang melawan para penjajah. Jadi, dalam peristiwa 10 Nopember yang merupakan puncak kemerdekaan Indonesia sebagian pejuangnya adalah santri.

Tujuan pemutaran film tersebut, Gus Misbah berharap seluruh santri Kalimantan Barat yang ada di Jawa Timur, Madura, dan DI. Yogyakarta memperjuangkan tanah Kalbar yang saat ini tengah dijajah oleh Negara asing, sebagaimana santri-santri yang ikut berjuang melawan penjajah pada 10 Nopember silam.

Dengan adanya organisasi ISKAB (Ikatan Santri Kalimantan Barat) se-Jawa Timur dan DI. Yogyakarta, seluruh santri asal Kalbar harus mampu menjadikan organisasi ini sebagai kekuatan besar untuk melawan penjajahan Negara Asing di Kalimantan Barat. Bumi Kalimantan Barat harus dimiliki secara penuh oleh rakyat Kalbar. Tidak ada lagi pencurian kekayaan alam di Kalbar. Kalimantan Barat harus “merdeka” dari penjajahan asing.

Diskon 50% Website Dayah & Sekolah
Don't miss the stories followCyber Dakwah and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Santri Asal Kalbar Bahas Penjajahan Asing di Kalimantan Barat Saat Ini

Ahmad Dhani Kurang Pantas Bergelar Ustadz, Lebih Pantas Bergelar Sufi

Related posts