3:59 pm - Jumat Desember 13, 2019

Kau Pintar, Kenapa Tidak Mengerti …?

1159 Viewed

Masa depan yang baik adalah masa kini yang beradab. Menjadi sangat ironi bagaimana lembaga pendidikan yang di harapkan menjadi penentu masa depan anak dan masa depan suatu bangsa justru di jadikan ajang prostitusi seperti kekerasan seksual pada anak didiknya.

Lembaga pendidikan yang sejatinya menjadi tumpuan dan harapan orang tua malah menjadi momok bagi mereka. Bagaimana tidak, belakangan ini menghiasi jagat media Indonesia, lembaga pendidikan banyak ternodai oleh kekerasan seksual pada anak didiknya. Di samping berjibunnya video hot yang banyak di perankan anak-anak usia sekaolah.

Siapakah yang harus bertanggung jawab dalam hal  ini? Orang tua, lembaqa pendiddikan atau pemerintahkah yang memiliki kewenangan layak tidaknya lembaga pendidikan dan pengelolanya. Kurikulum silih berganti, perbaikan terus ber inovasi tetapi pada kenyataannya anak-anak kita justru seakan jauh dari harapan kebanyakan orang tua.

Jam sekolah juga sudah di tambah, belum lagi les dan bentuk bimbel (bimbingan belajar) lainnya sudah berjibun dimana-mana. Mereka pandai mangapa masih belum mengerti tentang akhlak? Padahal menurut RASULULLAH SAW  akhlak adalah penentu bagi setiap individu di jagat raya ini.

Komponen-komponen itu hendaknya terus seirama untuk menjadikan masa depan ber budi pekerti yang baik. Kita tidak menginginkan anak-anak kita pintar tetapi tidak berkhlak. Sudah banyak orang pintar, cerdas dan bisa melakukan “apapun” yang orang lain tidak bisa. Tetapi bila kecerdasan dan kepandain tidak di barengi dengan akhlak yang baik out put nya adalah koruptor kelas kakap, legalisasi prostitusi dan lain sebagainya. Naudhubillaaaaah…

Don't miss the stories followCyber Dakwah and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.

Solusi Pelaksanaan Hukum

Bangkitlah Indonesia

Related posts