8:41 pm - Rabu September 23, 2020

Pemahaman Tepat Tentang Hikmah Silaturrahmi

960 Viewed
Diskon 50% Website Dayah & Sekolah

 Hari ni adalah hari pertama bagi sisa hidup Anda

Kata silaturrahmi merupakan dua akar kata yang menjadi idiom, kata ini berasal dari “silah” dan “rahmi”. Kata silah berarti menyambung, sedangkan rahmi berarti kasih sayang. Setelah menjadi satu kata (idiom), maka kata silaturrahmi dikonotasikan dengan arti menyambung tali kasih sayang. Menyambung di sini bukan berarti sebelumnya terjadi keterputusan kasih sayang, akan tetapi maksud dari silaturrahmi adalah mempererat tali persaudaraan antar sesama. Menyitir hadist yang menyatakan  “ seseorang yang ingin dilapangkan rizki dan dipanjangkan umurnya, hendaklah bersilaturrahmi “. Secara sepintas, sabda Nabi kurang menyentuh terhadap persoalan silaturrahmi dalam kaitannya dengan rizki dan umur panjang.

Sejenak kita renungkan, dalam silaturrahmi ada berbagai hikmah, seperti membuka akses, menarik empati dan meneguhkan sikap kekeluargaan. Dalam persahabatan, seseorang akan membuka akses dan tak ketinggalan informasi serta kesempatan jika sering melakukan silaturrahmi.

Dengan hikmah ini mereka yang sering melakukan silaturahmi antar teman memang betul akan dilapangkan rizkinya karena informasi dari semua lini terus mengalir dalam lingkup persahabatan. Kata panjang umur di sini bukan berarti bertambah secara kuantitas, namun secara kualitas belaka. Artinya jika seseorang usianya hidup di dunia telah ditentukan  selama enam puluh tahun tidak langsung serta merta bertambah menjadi tujuh puluh, delapan puluh begitu seterusnya. Akan tetapi, sebutan baik untuk orang tersebut masih terus mengalir sekalipun orangnya telah tutup usia.

Masih ingatkah engkau sebutan baik bagi para nabi, ulama, tokoh-tokoh nasional atau tokoh perjuangan yang banyak mengantarkan kita pada kebaikan dan sebagainya. Beliau – beliau secara usia telah meninggal beberapa tahun bahkan beberapa abad yang silam. Namun, sebutan baik bagi mereka senantiasa tetap mengalir. Hal tersebut merupakan buah dari upaya beliau-beliau untuk eksis memperbaiki kualitas usianya selama hidup di dunia

 [Klassikal]

Anda menerima kenyataan bahwa

sejak saat ini, situasi anda

-dan masa depan anda

-berada di tangan yang mampu

-tangan anda sendiri!

Diskon 50% Website Dayah & Sekolah
Don't miss the stories followCyber Dakwah and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Membumikan Barokah di Era Global

Cara Nabi dari Memilih Istri Sampai Membentuk Karakter Anak [1]

Related posts