4:00 pm - Minggu September 19, 0106

Aset Pemprov Jatim Digunakan Tempat Maksiat, FPI Indonesia Protes Keras

1745 Viewed
Diskon 50% Website Dayah & Sekolah

Surabaya, Cyberdakwah — Dalam dua minggu terakhir, masyarakat Jawa Timur ‘digemparkan’ dengan fakta yang mencengangkan tentang adanya aset pemprov Jatim yang disewakan kepada pihak ketiga dan dipergunakan sebagai tempat bisnis prostitusi terselubung.

Fakta itu memantik reaksi keras dari Front Pemuda Islam (FPI) Indonesia. Rais FPI Indonesia, Muhadi Al Anshori mengaku miris atas fakta tersebut.

“Jatim mayoritas berpenduduk muslim terbesar. Astaghfirullah, ini merupakan bencana dan tamparan bagi masyarakat Jatim yang mayoritas muslim,” kata Muhadi Al Anshori melalui rilisnya kepada Cyberdakwah, Senin (15/12/2014).

Seperti diketahui, salah satu aset dari PT Panca Wira Usaha (PT PWU) Jatim di Jalan Ngagel Surabaya diketahui disewakan ke pihak ketiga (PT Benoa Nusantara). Dalam perjalanannya terungkap bahwa aset tersebut disewakan ke pihak Penthouse’s International Business Club dan Czar Massage and Spa yang digunakan sebagai bisnis prostitusi terselubung, karena dibalut dengan massage and spa high class.

Fakta itu diungkap Komisi C DPRD Jatim. PT PWU sendiri adalah salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik pemprov Jatim.

Karena itu, kata Muhadi, FPI Indonesia menuntut pemprov Jatim untuk segera menutup assetnya yang dijadikan tempat prostitusi tersebut. Hal ini harus segera dilaksanakan untuk menyelamatkan moral generasi muda dan masyarakat Jawa Timur yang terkenal islami.

“Jangan sampai moral generasi muda teracuni dengan adanya tempat semi-prostitusi tersebut. Jangan karena alasan bisnis, tempat ini tetap dipertahankan oleh pemprov Jatim. Banyak cara yang halal untuk sekadar menjalankan bisnis BUMD untuk meningkatkan PAD,” tegasnya.

Bahkan, FPI Indonesia memberi batas waktu 7×24 Jam kepada pemprov Jatim untuk menutup tempat tersebut. Bila peringatan itu diabaikan, FPI Indonesia mengancam akan menutup sendiri bersama elemen masyarakat muslim di Jatim.

“Bila dengan sengaja mengabaikan peringatan ini, kami akan mengajak seluruh elemen masyarakat muslim di Jatim untuk bersama-sama bergerak menutup tempat kemaksiatan tersebut, Allahu Akbar,” ancamnya didampingi Sekretaris FPI Indonesia, Labibul Wildan.

Muhadi kemudian mengutip salah satu ayat Al-Quran surat Alrum yang berbunyi, ‘Telah nyata kerusakan di darat dan di laut akibat ulah tangan-tangan manusia sendiri, agar supaya mereka merasakan akibat sebagian dari apa-apa yang mereka perbuat, semoga mereka kembali ke jalan yang benar”.

Diberitakan sebelumnya, Ketua Komisi C DPRD Jatim H Thoriqul Haq mengatakan, berdasarkan akta perjanjian kerjasama PT PWU Jatim-PT Benoa Nusantara yang diteken pada 11 Maret 2006 dengan Notaris Wina Putriani, lahan PWU Jatim di Jalan Ngagel 139-141 Surabaya, peruntukannya sedianya untuk hotel, restoran dan supermall.

“Tetapi faktanya sangat mencengangkan, tidak sesuai perjanjian kerjasama. Di sana ada karaoke dewasa Penthouse’s, spa dan massage esek-esek di Czar,” tegasnya.

Direktur Umum PT PWU Jatim Kusimawati yang hadir saat hearing pada Sabtu (13/12/2014) mewakili Dirut Arif Affandi mengakui hal tersebut. “Khusus mengenai masalah itu yang tidak sesuai peruntukkan, kami ingin melaporkan bahwa PT Benoa Nusantara pernah datang ke PWU Jatim tiga minggu lalu untuk merubah perjanjian peruntukkan. Tapi sampai saat ini belum disetujui PWU Jatim,” ungkapnya. (s@if)
Attachments

Diskon 50% Website Dayah & Sekolah
Don't miss the stories followCyber Dakwah and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

MUI Bersikeras Usia Pernikahan Bagi Perempuan Minimal 16 Tahun

Lebih Dekat dengan Hai’ah As-Shofwah, Mitra Dakwah Perjuangan Umat

Related posts