3:39 am - Kamis September 24, 2020

Kominfo Harusnya Blokir Situs Nikah Sirri

1057 Viewed
Diskon 50% Website Dayah & Sekolah

Jakarta, Cyberdakwah — Kementerian Agama meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika memblokir situs nikah sirri dalam jaringan (daring/online) yang belakangan meresahkan masyarakat.

“Kami sudah melayangkan surat untuk meminta Kominfo agar memblokir situs nikah sirri online,” kata Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Machasin di Jakarta, Rabu (18/3/2015).

Menurut Machasin, nikah sirri daring memiliki kesamaan dengan nikah sirri pada umumnya yaitu tidak menyertakan pencatatan negara dalam proses pernikahan tersebut. Dengan mekanisme dalam jaringan yang menawarkan kemudahan nikah sirri maka berpotensi semakin menyuburkan pernikahan di bawah tangan.

Nikah sirri dalam jaringan, kata dia, juga memiliki potensi besar dalam merugikan perempuan karena kebanyakan kaum hawa menjadi pihak yang lemah secara budaya dan ekonomi. Celah tersebut sering dimanfaatkan oleh kaum adam untuk melakukan nikah secara sembunyi-sembunyi terutama mereka yang memiliki uang, kekuasaan dan tentu saja kesempatan.

Terdapat juga kecenderungan dari laki-laki yang sengaja merahasiakan perkawinannya agar aman dari berbagai persoalan. Di antaranya seperti menghindari sanksi sosial karena menikah lagi atau mereka yang sembunyi-sembunyi nikah agar tidak diketahui pihak atasan tempatnya bekerja.

Maka dari itu, dia meminta masyarakat agar tidak terpancing menggunakan jasa nikah sirri dalam jaringan karena itu karena sama saja dengan merendahkan kaum perempuan. Meski begitu, dia tidak menyalahkan mereka yang melakukan nikah sirri konvensional ataupun online. Tetapi mereka akan menanggung sendiri risiko dari pernikahan secara sembunyi-sembunyi tersebut.

Muchtar Ali, direktur Utusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kemenag mengatakan, ia juga menempuh upaya hukum dalam melampirkan layanan online nikah sirri ke polisi. Terkait penanggulangan lebih lanjut dia serahkan kepada polisi.

Muchtar mengatakan masyarakat sejatinya direpotkan oleh nikah sirri termasuk biayanya sekitar Rp2,5 juta.

Kantor Urusan Agama (KUA) sendiri dikatakannya telah menyediakan kemudahan layanan nikah resmi tanpa dipungut biaya jika dilakukan di KUA. Sedangkan jika diadakan di luar KUA dikenai biaya Rp600 ribu. (Ant/s@if)

Diskon 50% Website Dayah & Sekolah
Don't miss the stories followCyber Dakwah and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Ratusan Armada Siap Sukseskan Muktamar NU di Jombang

5000 Santri Meriahkan Car Free Day

Related posts