9:47 am - Minggu Desember 15, 2019

Penyatuan Awal Ramadhan dan Syawal Butuh Semangat Komitmen

736 Viewed

Penyatuan Awal Ramadhan dan Syawal Butuh Semangat Komitmen

Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) menyatakan apresiasinya terhadap rencana Kementerian Agama (Kemenag) untuk menyatukan kalender hijriah dalam menentukan bulan puasa dan hari raya Idul Fitri. Ketua Lajnah Falakiyah PBNU, Ghazali Masruri mengatakan, rencana tersebut sebenarnya sudah lama diserukan oleh PBNU.

“NU sudah lama berulang-ulang menyerukan Penyatuan Kalender Hijriyah & Penyatuan Penentuan awal Ramadhan, awal Syawal & awal Dzulhijjah,” ujar Ghazali.

Ghazali mengungkapkan, pada hakikatnya, kespakatan-kesepakatan dan keinginan penyatuan kalender hijriah itu sudah ada sejak lama. Hanya saja, dia menerangkan, hal yang diperlukan untuk saat ini, yakni semangat komitmen. Menurutnya, untuk mewujudkan kesepakatan itu, semua pihak harus memiliki komitmen bersama.

Ketua Lajnah PBNU ini juga berpendapat, penyatuan kalender hijriah ini memiliki peluang yang cukup besar diterapkan di Indonesia. Asalkan, lanjutnya, semua pihak harus mendasarkan pendapatnya pada Al-Qur’an dan Assuna. Selain itu, ungkapnya, perlu juga dilengkapi dengan dukungan hisab yang tinggi tingkat akurasinya.

Sebelumnya, Kementerian Agama (Kemenag) RI mengungkapkan akan melakukan pertemuan dengan sejumlah ormas dalam satu bulan ke depan. Menurut Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Kemenag, Machasin, pertemuan ini dilakukan untuk membicarakan penyatuan pelaksanaan bulan puasa dan hari raya Idul Fitri.

“Nanti Insya Allah, kami berencana akan melakukan pertemuan dan pembicaraan dengan sejumlah ormasi Islam dalam waktu satu bulan ini,” ungkap Machasin.

Sumber : Republika Online

Don't miss the stories followCyber Dakwah and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

KMNU IIUM Malaysia Terbitkan Buletin Dakwah Perdana

Jangan Hinakan Dirimu dengan Menunda-nunda Pembayaran Hutang

Related posts