3:33 pm - Selasa Oktober 20, 2020

40 TAHUN BERMAKSIAT ALLAH TUTUPI AIBnya…

951 Viewed
Diskon 50% Website Dayah & Sekolah

40 TAHUN BERMAKSIAT ALLAH TUTUPI AIBnya…
______________________________________

Pada zaman Nabi Musa ‘alaihis salam, bani Israel ditimpa musim kemarau yang berkepanjangan.

Mereka pun berkumpul mendatangi Nabi mereka.

Mereka berkata,

“Ya Kaliimallah, berdoalah kepada Rabbmu agar Dia menurunkan hujan kepada kami.”

Maka berangkatlah Musa ‘alaihis salam bersama kaumnya menuju padang pasir yang luas.

Waktu itu mereka berjumlah lebih dari 70 ribu orang.

Mulailah mereka berdoa dengan keadaan yang lusuh dan kumuh penuh debu, haus dan lapar.

Nabi Musa berdoa,
“Ilaahi! Asqinaa ghaitsak….
Wansyur ‘alaina rahmatak…
warhamnaa bil athfaal ar rudhdha’…
wal bahaaim ar rutta’…
wal masyaayikh ar rukka’…..”

Setelah itu langit tetap saja terang benderang…
matahari pun bersinar makin kemilau…
(maksudnya segumpal awan pun tak jua muncul).

Kemudian Nabi Musa berdoa lagi,
“Ilaahi …
asqinaa….”

Allah pun berfirman kepada Musa,

“Bagaimana mungkin Aku akan menurunkan hujan kepada kalian, sementara di antara kalian ada seorang hamba yang bermaksiat sejak 40 tahun yang lalu.

Umumkanlah di hadapan manusia agar dia berdiri di hadapan kalian semua.

Karena dialah, Aku tidak menurunkan hujan untuk kalian…”

Maka Musa pun berteriak di tengah-tengah kaumnya,

“Wahai hamba yang bermaksiat kepada Allah sejak 40 tahun…
keluarlah ke hadapan kami….
karena engkaulah hujan tak kunjung turun…”

Diantara mereka.

Seorang laki-laki melirik ke kanan dan kiri…
tetapi tak seorang pun yang keluar di hadapan manusia…
saat itu pula ia sadar bahwa dirinyalah yang dimaksud…..

Ia berkata dalam hatinya,

“seandainya aku keluar ke hadapan manusia, maka akan terbuka rahasiaku… namun jika aku tidak berterus terang, maka hujan pun tak akan turun.”

Maka hatinya pun gundah gulana…
air matanya pun menetes…..
menyesali perbuatan maksiatnya…

sambil berkata lirih,

“Ya Allah… Aku telah bermaksiat kepadamu selama 40 tahun…
selama itu pula Engkau menutupi ‘aibku.

Sungguh sekarang aku bertaubat kepada Mu, maka terimalah taubatku…”

Tak lama setelah pengakuan taubatnya tersebut,
serta merta awan-awan tebal bermunculan…
semakin lama semakin tebal menghitam…
dan akhirnya turunlah hujan.

Nabi Musa pun keheranan,

“Ya Allah, Engkau telah menurunkan hujan kepada kami,
sedangkan tak seorang pun yang keluar di hadapan kami .”

Allah berfirman,

“Aku menurunkan hujan kepada kalian oleh sebab hamba yang karenanya hujan tak kunjung turun.”

Musa berkata,

“Ya Allah… Tunjukkan padaku hamba yang taat itu.”

Allah berfirman, “wahai Musa, Aku tidak membuka ‘aibnya padahal ia bermaksiat kepada-Ku selama 40 tahun , lalu Aku membuka ‘aibnya sedangkan ia telah bertaubat kepada-Ku?!”

(Ibnu qudamah -attawwabiin no 32 hal 80 -82)
____________________
Yaa.. jika bukan karna Allah menutupi aib-aib …

Astaghfirullaha wa ‘atuubu ilaih.

Sumber : Ummu Fahrian Ida

Diskon 50% Website Dayah & Sekolah
Don't miss the stories followCyber Dakwah and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.

Jantung Seorang Muadzin Mengumandangkan Adzan

Kisah Inspiratif: Muliakanlah Ibu Niscaya Rezeki Mengalir Lancar

Related posts