2:56 am - Senin Oktober 26, 2020

Yang Tua Tak Perlu Gengsi dan yang Muda Tak Perlu Sombong

1305 Viewed
Diskon 50% Website Dayah & Sekolah

Yang Tua Tak Perlu Gengsi dan yang Muda Tak Perlu Sombong

Ngomong-ngomong soal tua muda pie gitu rasanya hehe…Berapa usia anda saat ini? oh mungkin ada yang 50 tahun atau mungkin 60 tahun atau 70 tahun? Tidak masalah usia bukanlah menjadi penentu utama di dalam menjalani kehidupan ini.

Di sini saya akan berbagi cerita tentang orang-orang yang menuntut ilmu, maaf ya sahabat pembaca gaulfersh saya sering nulis tentang ilmu, soalnya bagi saya unik aja kalo bahas tema yang satu ini hehe. Ceritanya begini, kita sering ya mungkin melihat fakta dari cerita saya, kesekian kalinya saya mengisi kajian ibu-ibu yang itu kebanyakan orang tuanya. Salah satu dari mereka ada yang celetuk begini, beliau sudah simbah-simbah umurnya 74 tahun “aduh mbah udah tua baru tau Islam begini nak, sudah terlambat rasanya”, saya jawab dengan sebuah senyuman dan sambil berkata, mbah tidak ada kata terlambat dalam menuntut ilmu, selagi nyawa dan badan belum berpisah maka selama itu pula kita masih punya kesempatan untuk menuntut ilmu.

Cerita singkat di atas bisa menggambarkan kepada kita bahwa dari kata-kata simbah tersbut adalah salah satu bentuk penyesalan. Tapi jujur waktu itu saya melihat simbah ini orangnya semangat luar biasa, jarang ada orang yang udah tua seperti itu masih mau menuntut ilmu. Nah ada juga salah satu dari ibu-ibu yang bekerja di kantor pemerintahan yang saya isi kajian, dan beliau mengunkapkan ke saya beberapa kali. Kalo sudah tua nih loading ya nerima ilmunya hehe katanya gitu, terus beliau juga bilang begini “jauh sekali saya terlambat untuk memahami Islam”, kembali saya mengatakan hal yang sama “tidak ada kata terlambat untuk menuntut ilmu bu, selagi nyawa dan badan belum berpisah maka selama itu pula kita masih diberi kesempatan untuk menuntut ilmu”. Dan beliau sempat juga mengatakan kepada temannya “dia boleh lebih muda dari kita, dan taka da salahnya kita belajar Islam kepadanya”.

Ungkapan yang sangat luar biasa sahabat GaulFresh, begitulah seharusnya satiap muslim bersikap. Tak perlu gengsi belajar sama yang lebih muda selagi itu membawa kepada kebaikan, jangan sampai sudahlah umur lanjut terus, gak kenal dan gak paham Islam, kemudian gengsi pula untuk belajar. Wah kalo sudah begitu urusannya rumit kawan, sifat gengsi itu agak sulit dihilangkan ketika memang tidak mempunyai azzam yang kuat untuk merubah diri ke arah yang lebih baik.

Maka selayaknyalah yang tua sadar diri aja ketika memang belum memahami Islam maka belajarlah, jangan takut gengsi dan malu terhadap yang muda. Mari tundukan egois kita, belajar seperti ilmu padi “makin tua makin merunduk”. Dan yang paling penting juga yang muda jangan sok atau sombong pula terhadap yang lebih tua, mentang-mentang banyak ilmu belagu pula. Sungguh sikap seperti ini sangat tidak dibolehkan. Muda tua sebenarnya sama saja, harus sama-sama menundukan diri, jika yang tua mempunyai kekuarangan ilmu maka yang muda mengajarkan, dan yang muda tetap bersikap tawadhu’.

Begitulah indahnya Islam, ia tak memandang siapapun baik tua muda, ketika yang muda lebih berkompeten kenapa tidak? Begitupun sebaliknya…Islam itu memuliakan penganutnya.

Sumber : Gaulfresh

Diskon 50% Website Dayah & Sekolah
Don't miss the stories followCyber Dakwah and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.

Memasak Adalah Kewajiban Suami?

KENAPA ENGKAU TIDAK MAU BERUBAH

Related posts