7:09 pm - Senin Juni 26, 2017

Terungkap! Bangsa yang Paling Tidak Jujur

1028 Viewed

Ketika ditanya negara atau bangsa apa yang sering berbohong alias tidak jujur? jawabannya mungkin beragam, bangsa eropa, Afrika, Arab atau Asia. Namun, sebuah penelitian baru-baru ini berhasil mengungkap tentang siapa mereka yang akhirnya disimpulkan paling tidak jujur di dunia.

wpid-images-72-jpg

Orang Asia sering dianggap sebagai masyarakat yang memiliki keramahan dan kejujuran cukup tinggi dibanding orang-orang dari negara lain. Tetapi sebuah penelitian yang dilakukan di Inggris menyatakan bahwa orang Asia ternyata cenderung untuk berbuat curang dan tidak jujur.

Dilansir dari Metro, penelitian ini dilakukan pada 1500 partisipan dari 15 negara di dunia. Cara penelitian ini sendiri sangatlah mudah yaitu dengan melakukan tos koin. Partisipan akan diberi hadiah sebesar 5 Euro ketika mereka mendapat kepala pada tos koin tersebut. Satu partisipan juga mendapat kesempatan untuk koin tos beberapa kali. Dari percobaan tersebut, ketika jumlah partisipan yang mendapat kepala melebihi persentase lebih dari 50 persen, peneliti menyimpulkan bahwa orang-orang tersebut berbohong.

Dari hasil percobaan tersebut, diketahui bahwa orang-orang yang berasal dari negara China memiliki tingkat kebohongan yang paling tinggi dibanding negara lainnya yaitu tujuh persen. Penelitian tersebut dilakukan terhadap orang-orang dari 15 negara yaitu Brazil, China, Yunani, Jepang, Rusia, Swiss, Turki, Amerika Serikat, Argentina, Denmark, Inggris Raya, India, Portugal, Afrika Selatan, dan Korea Selatan.

Hal ini disebut ilmuwan berasal dari kebiasaan budaya dari orang-orang Asia yang suka berjudi. Dr. David Hugh-Jones selaku peneliti menjelaskan bahwa kepercayaan akan kejujuran muncul dari kejiwaan seseorang dan berupa refleksi diri sendiri. Selain itu kepercayaan terhadap kejujuran orang lain juga menurun ketika membahas negara sendiri dibanding negara lain. Hal ini muncul karena seringnya seseorang membaca berita- berita negatif dan kecurangan di negara yang dia tempati.

Wallahu a’lam

Sumber : Serambi.mata

Filed in

Harapan Ulama Palestina Tentang Indonesia

Konferensi Internasional di Iran