12:37 am - Selasa Agustus 22, 2017

Ulama Dan Anjing

1758 Viewed

Dalam sebuah kisah diceritakan, dulu ada seorang ulama besar yang suatu ketika berjalan menyusuri jalan yang lumayan ramai. Ulama kenamaan itu cukup menarik perhatian masyarakat sekitar ketika menyaksikan ia berusaha mendekati anjing terluka parah yang sejak awal mereka mengusirnya.

Anjing yang sudah berhari-hari tidak makan itu berusaha menjauh menghindari orang yang tidak biasa. Tatapan tajam sesekali terjatuh terus menjauh lantaran takut akan mendapat celaka seperti yang dulu-dulu ia alami. Lidahnya menjulur tak kuat lagi menggonggong layaknya khas kaum gugguk. Sakit perih lapar dan dahaga membuatnya tunduk dibawah sifat gesit dan arogannya. Maklum sudah berhari-hari derita demi derita terus menimpa dirinya.

Orang itu berhasil menenangkan si anjing dengan kelembutan sikapnya. Ia menggendong sambil mengelus-elus anjing yang mulai letih untuk sekedar mengernyitkan alisnya. Senang terasa didekapan sang pemilik hati lembut itu. Ia dibawanya kerumah sederhana untuk di beri makan dan dirawat sampai sembuh.

Melihat kejadian itu banyak orang bertanya-tanya tentang kejadian tidak biasa itu, ada apa gerangan sampai ulama bersimpati pada seekor anjing najis dan menjijikan.

Namun ulama itu ternyata juga memberi pelajaran pada setiap orang yang melihatnya tentang kasih sayang antar sesama makhluk Tuhan tidak terkecuali anjing ataupun hewan lain yang telah Allah ciptakan dalam dunia ini.

Tuhan dan Media Sosial

Saat Sayyidina Ali Berdagang dengan Allah