Kirim 1.500 Kg Beras ke Bener Meriah dan Takengon, Ketua STAI Darul Hikmah Harap Bantuan Internasional Dibuka!

0
312

Aceh Barat – Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Darul Hikmah Aceh Barat, Dr. Tgk. Rahmat Saputra, MD, mengirimkan bantuan kemanusiaan berupa 1.500 kilogram beras kepada warga terdampak banjir di Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah (Takengon) yang hingga kini masih terisolasi total, pada Kamis, 11 Desember 2025.

Bantuan tersebut merupakan hasil donasi dari Lazisnu Australia, Kajian Islam Adelaide, serta alumni Ma’had Aly Situbondo, sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan terhadap korban bencana banjir di Aceh.

Dr. Tgk. Rahmat Saputra menjelaskan, pengiriman beras dilakukan berdasarkan kebutuhan mendesak masyarakat di lokasi terdampak. Saat ini, sebagian besar warga dilaporkan telah kehabisan bahan makanan pokok, khususnya beras, akibat terputusnya akses distribusi dan tidak adanya jalur untuk membeli kebutuhan sehari-hari.

“Kami mengirim beras karena permintaan masyarakat di sana. Sebagian besar warga sudah kehabisan stok beras dan terpaksa makan apa adanya karena akses logistik benar-benar terputus,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Tgk. Rahmat Saputra juga mendorong Pemerintah Indonesia untuk membuka dan mempermudah akses bantuan kemanusiaan internasional, dengan tetap berada dalam kendali dan koordinasi pemerintah pusat. Menurutnya, kondisi darurat di wilayah terdampak membutuhkan dukungan yang lebih luas dari komunitas global.

“Pemerintah Indonesia telah berusaha sangat keras dalam masa tanggap darurat ini. Namun kami berharap pemerintah juga dapat membuka dan mempermudah masuknya bantuan kemanusiaan internasional, tentu dengan tetap berada dalam kendali Pemerintah Republik Indonesia. Masyarakat di daerah terdampak sangat membutuhkan. Apalagi banyak negara yang ingin membantu sebagai bentuk solidaritas global atas bencana ini,” jelas penerima Penghargaan Indonesia Young Changemakers tersebut.

Ia menambahkan, hingga saat ini tidak ada akses darat maupun laut yang dapat digunakan untuk menjangkau wilayah Bener Meriah dan Aceh Tengah. Satu-satunya jalur yang memungkinkan adalah melalui udara. Oleh karena itu, bantuan kemanusiaan tersebut diantarkan langsung ke Lanud Sultan Iskandar Muda (SIM), Banda Aceh, untuk selanjutnya dikirim ke Bandara Rembele, Bener Meriah.

Dr. Tgk. Rahmat Saputra berharap bantuan beras tersebut dapat segera tiba di lokasi terdampak dan dapat disalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan oleh relawan di sana untuk membantu meringankan beban masyarakat.

Pengiriman bantuan ini menunjukkan komitmen STAI Darul Hikmah Aceh Barat dalam merespons krisis kemanusiaan, serta memperkuat peran PTKIS (Perguruan Tinggi Keagaaman Islam Swasta) tidak hanya sebagai pusat pendidikan, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam misi kemanusiaan dan pengabdian kepada masyarakat.

Tinggalkan Balasan