4:00 pm - Selasa September 19, 8558

Isran Noor; Bicara Kondisi Indonesia Di Sarasehan Ulama dan Cendekiawan

990 Viewed
Diskon 50% Website Dayah & Sekolah

Sarasehan Nasional Ulama Pesantren dan Cendikiawan di PP. Darul Ulum Kubu Dua Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat, menghadirkan H. Irsan Noor (Bupati Kutai Timur yang juga Ketua Umum Asosiasi Kepala Daerah ) untuk menjadi Narasumber. Dalam ceramahnya Irsan Noor menyampaikan bahwa pesan-pesan Ulama sangat mewarnai kehidupan masyarakat. Ulama yang dapat membimbing moral dan kemaslahatan hidup ummat dunia akhirat.

Kondisi Indonesia saat ini masih menghadapi problematika yang sangat komplek, diantaranya ; 36 juta masyarakatnya masih hidup dalam kemiskinan, padahal negara kita negara yang kaya raya. Ternyata salah satu penyebabnya adalah karena Sumber Daya Alam dan prekonomian Indonesia banyak dikuasai oleh asing. Misalnya banyak kapal-kapal yang berbendera merah putih, pemiliknya orang asing dan awaknya orang melayu. Oleh karena itu saya terus berjuang supaya masyarakat Indonesia menikmati hasil ekonomi tumpah darahnya, kata Irsan Noor.

Disisi lain kalau Indonesia ini ingin maju dalam aspek ekonomi, maka sistem ekonomi kerakyatan harus diterapkan dalam otonomi daerah. Akan tetapi dalam sistem otonomi daerah, pemerintah pusat belum sepenuhnya melepaskan. Ini menjadi kendala tersendiri bagi daerah untuk melakukan langkah-langkah dalam mensejahterakan ekonomi rakyat, sehingga banyak sekali hasil ekonomi daerah yang lari ke pusat, Tandas calon presiden dari konvensi rakyat ini.

Irsan Noor juga menegaskan bahwa dalam pemberantasan korupsi di indonesia, masih cenderung hanya melakukan tindakan dan penangkapan. Mestinya harus ada langkah-langkah pencegahan. Pencegahan menurut Bupati kutai Timur ini lebih penting agar negara tidak banyak dirugikan.

Persoalan di indonesia tidak hanya dari sisi ekonomi dan hukum, dalam bidang politik pun sudah mengarah ke arah degradasi moral, dengan istilah NPWP (Nomer Piro Wani piro). Ini masih ada ulama Pesantren sebagai penyangga moralitas masyarakat. Kalau tidak ada ulama akan jadi apa Indonesia ini. Oleh karena itu kita tetap harus bersyukur dengan rahmat yang ada ini dan dengan terus berjuang tanpa putus asa. Dan saya sudah berbuat melalui kebijakan saya menjadi Bupati dan ketua Umum Asosiasi kepala daerah di indonesia. Dan sarasehan ini amat penting dilaksanakan untuk terus memberi pemahaman pada umat tentang kondisi negara dan harus berbuat apa untuk kemajuan negara, termasuk saya menulis dan bikin buku. Insya Allah saya akan hadir dalam acara berikutnya. (HMS)

Diskon 50% Website Dayah & Sekolah
Don't miss the stories followCyber Dakwah and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Pesantren Darul Ulum Kuala Dua Jadi Tuan Rumah Sarasehan Ulama Pesantren Dan Cendikiawan

46 Pondok Pesantren Ikuti MTQ di Sukorejo

Related posts