8:39 am - Sabtu Desember 7, 2019

Jangan Jadi Muslimah Cengeng

1086 Viewed

Jangan Jadi Muslimah Cengeng

Sahabat, menangis terkadang jadi senjata kuat seorang perempuan. Saat tidak mampu untuk melakukan apa-apa senjata terakhir adalah menangis. Oke, menangis itu bebas semua orang juga boleh menangis karena itu bentuk luapan emosi seseorang mungkin bisa bahagia atau sedih. Tapi apa semua harus kita tangisi ? agar orang tahu seberapa berat beban yang kita punya? Berharap ada orang yang mengasihi dan memeberikan pundaknya untuk kita. #oalahhhh…

sahabat muslimahku, menangis itu syah saja seperti tadi sudah kita bahas di atas. Tetapi kita juga tidak harus selalu menghadapinya dengan deraian air mata. Ayolah jangan jadi muslimah yang cengeng, di kasih sedikit ujian nangis. Sedikit sedikit nangis, ngeluh, minta tolong orang lain, Cari perhatian ceritanya. Hidup ini tidak selamanya mulus, ada ujian yang datang untuk menempa kekuatan kita. Sahabat muslimahku, andai kita tahu berapa banyak muslimah lain yang di beri ujian lebih berat dari kita. Tapi apa yang mereka lakukan? Tidak sedikitpun mengeluh melainkan mereka terus mengayuh perjalanannya tanpa keluh kesah dan bahkan tanpa menangis. Mereka menangis saat untaian do’a yang di panjtakan nya setelah sholat. Mereka tidak mengumbar kesedihan atau tekanannya kepada orang-orang. Mereka mencoba untuk menjalaninya dengan hati yang lapang tanpa keluhan.

Sahabat muslimahku, jangan jadi muslimah cengeng. Sayanglah energi dan pikiran kita masih banyak yang harus kita pikirkan dan menguras energi yang kita punya. Jangan buang energi itu dengan percuma. Hadapi saja yang kini ada di depan kita, yakinlah semua itu adalah tempaan untuk membuat kita semakin kuat dan terbiasa dengan terpaan ujian.

Allah sayangkan kita, karenanya allah memberi pelajaran yang amat luar biasa dalam kehidupan kita. Bagaimana kita mengahargai sebuah proses hidup. Sahabat muslimahku jangan jadi muslimah cengeng. Ingatkah kita dengan muslimah yang tangguh di zaman nabi kita, muslimah yang menjadi pejuang demi membela agam kita “ISLAM”. Maka tak pantas kita untuk mengeluh dengan ujian yang kita hadapi, mari kita berkaca kepada mujahidah pembela islam

Tidak kah kita melihat perjuangan mujahidah islam di mana Khodijah Binti Khuwailid, Aisyah Binti Abu Bakar, Asma Binti Abu Bakar, Ummu Warokah, Ummu Suaim. Semua adalah muslimah tangguh yang rela berkorban harta bahkan nyawa dalam membela agama islam ini, khodijah binti khuwalid istri pertama nabi yang rela mengeluarkan seluruh hartanya untuk perjuangan dakwah rasulullah menyebarkan agama yang haq (benar) ini. Beliau rela melepaskan harta yang di milikinya dan senantias menjadi penenang bagi rasulullah dan seorang yang medukung penuh perjuangan sang suami.

Sahabat muslimahku, kita kuat. Kita adalah seorang yang tangguh bukan seorang yang lembek dan bukan seorang yang lemah yang hanya bersenjata menangis. Hadapi apa yang kini terjadi, apapun dan bagaimanapun karena semua adalah langkah pembelajaran dalam perjuangan hidup ini. Tidak ada yang selalu mulus karena tanpa onak liku itu kita tidak mendapatkan makna mansinya perjuanagn hidup.

So, jangan jadi muslimah yang cengeng.

Sumber : Gaul Fresh

Don't miss the stories followCyber Dakwah and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.

Diantara Sifat Orang-Orang yang Cerdas (Ulul Albaab);

.::MAKAN SAHR::.

Related posts