Tingkatkan Kualitas Kampus, STAI Darul Hikmah Teken MoU dengan Kampus UniSZA Malaysia

0
2485

Dalam rangka meningkatkan kualitas kampus, STAI Darul Hikmah Aceh Barat menandatangani MoU atau nota kesepahaman bersama dengan Universitas Sultan
Zainal Abidin (UniSZA) Malaysia pada Kamis, 13/10/2022.

MoU tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua STAI Darul Hikmah Aceh Barat, Tgk. Rahmat Saputra dan Dekan Faculty of Islamic Contemporary Studies (FKI) Universitas Sultan
Zainal Abidin (UniSZA) Malaysia, Prof. Dr. Engku Ahmad Zaki bin Engku Alwi di Banda Aceh.

Hadir dalam penandatanganan tersebut Ketua Pusat Pengajian PDPI, Dr. Noorsafuan bin Che Noh dan Assoc. Prof. Dr. Baharruddin bin Zainal.

Ketua STAI Darul Hikmah, Tgk Rahmat Saputra mengucapkan terimakasih banyak kepada Dekan FKI UniSZA bersama rombongan yang telah datang ke Aceh dan mewujudkan kerjasama ini.

“Tidak mudah mengembangkan perguruan tinggi keagamaan Islam swasta (PTKIS) dengan berbagai problematika dan lika-likunya. Apalagi dengan dukungan yang sangat minim dari pemerintah. Karena itu diperlukan kerjasama, kolaborasi dan sinergi. Dan dukungan dari kampus UniSZA Malaysia ini sangat berarti bagi kami,” tambah pendiri Pondok Pesantren RUMI.

Ia melanjutkan, untuk menjadi perguruan tinggi yang unggul, kampus perlu melakukan kerjasama atau MoU dengan berbagai pihak, dan dilanjutkan dengan MoA.

“Kami berharap agar sebelum konferensi international ICODS 2022 di STAI Darul Hikmah, Dekan FKI UniSZA juga bersedia untuk bekerjasama dan membuat MoU dengan kampus-kampus dibawah naungan Kopertais Wilayah V Aceh. Karena kerjasama international seperti ini sangat membantu dalam meningkatkan kualitas kampus & akreditasi kampus,” jelas wakil ketua forum pimpinan PTKIS Aceh ini.

Sebelumnya pada tahun 2021 lalu, STAI Darul Hikmah telah menandatangani MoU dengan 10 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) Berbasis Pesantren Se-Indonesia.

Dalam dokumen MoU tersebut dijelaskan bahwa ruang lingkup Kerjasama ini meliputi penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan, kolaborasi riset international, pertukaran informasi, pengembangan karir dan beasiswa dosen, pertukaran mahasiswa, atau student mobility program, penyelenggaraan seminar & konferensi international, pengoptimalan teknologi informasi pendidikan, dan lain sebagainya.

Tinggalkan Balasan