11:18 pm - Rabu September 23, 2020

Ulama Harapkan Pemerintah Tegas terhadap Ancaman Disintegrasi

1012 Viewed
Diskon 50% Website Dayah & Sekolah

Situbondo, Penyelenggaraan diskusi sesi pertama telah memunculkan sejumlah rekomendasi khususnya kepada pemerintah. Para peserta berharap akan ada tindakan tegas bagi siapa saja yang melakukan upaya terciptanya disintegrasi bangsa.

Para ulama dari berbagai negara termasuk dari Tanah Air yang hadir pada Konferensi Internasional di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo (P2S3) menyepakati agar mewaspadai berbagai paham dan gerakan yang jauh dari Islam moderat.
KH Lutfi Bashori yang didaulat membacakan hasil diskusi pada sesi pertama menandaskan bahwa umat Islam harus mewaspadai terhadap faham maupun gerakan yang jauh dari ajaran Islam yang ramah. Kelompok ini sebagai kalangan ekstrim yang sering menggunakan kekerasan dalam menyampaikan pendapat dan gagasan.
“Terhadap kelompok seperti ini, maka pemerintah harus menindak tegas karena akan membahayakan keutuhan negara,” tandas KH Lutfi Bashori (29/3).
Disamping itu umat Islam diharapkan mewaspadai aliran-aliran lain yang cenderung ekstrim karena akan menciderai Islam ramah yang rahmatan lil’alamin.
Termasuk para ulama dan kiai menyepakati agar umat Islam tidak tergoda dengan pandangan Barat yang mengusung liberalisme sehingga cenderung mencampuradukkan ajaran dan pesan agama.
“Kita sepakat dan kukuh dengan pandangan Hadratus Syaikh KH Hasyim Asy’ari dan juga seperti pandangan dari Pesantren Salafiyah Syafi’iyah yang membawa Islam ramah,” katanya. Demikian juga Kiai Lutfi menandaskan bahwa apa yang telah disampaikan hadratus syaikh sebagai manifestasi dari Islam yang dibawa oleh Walisongo.
Diskusi yang berlangsung usai pembukaan ini menghadirkan Syaikh Mahdi bin Ahmad As-as-Shumaidai, seorang mufti di Irak serta KH Afifuddin Muhajir, MAg dari PBNU.
Syeikh Mahdi membawakan materi Upaya Penguatan Pemikiran Moderat diu Dunia Islam. Sedangkan KH Afifuddin Muhajir membawakan makalah dengan judul: Negara Pancasila, Ijtihad Politik Ulama Indonesia dalam Menuntaskan Dikotomi Negara Agama dan Negara Sekuler.
Acara ini sebagai matarangkai Konferensi Internasional yang berlangsung di Aula P2S3 sejak hari ini hingga Ahad (30/3) besok. (s@if)
Diskon 50% Website Dayah & Sekolah
Don't miss the stories followCyber Dakwah and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Kiai Hasyim Muzadi: Ulama Harus Gelorakan Semangat Anti Korupsi

Karena Cinta Pesantren, Wahbah Zuhaily Sering Datang ke Tanah Air

Related posts