5:28 pm - Jumat September 25, 2020

Siapalah Aku ? Sungguh Akulah Yang Benar-Benar Terlena

1060 Viewed
Diskon 50% Website Dayah & Sekolah

Siapalah Aku ? Sungguh Akulah Yang Benar-Benar Terlena

Seringkali aku melihat orang yang (sepertinya) jarang beribadah tapi Allaah berikan padanya kelapangan rizki

Demikian juga dia yang belum berjilbab syar’i, tapi Allaah karuniakan padanya pasangan yang sangaaatt mencintainya

Lalu sering juga kita lihat dia yang jarang datang ke kajian, tapi Allaah berikan kemudahan dalam setiap masalah2nya

Dan dia yang masih tabarruj, punya anak2 yang membanggakan.

Lantas aku, dengan enteng dan bangganya berkata “sesungguhnya, itulah istidraj. Allaah memberikan kenikmatan2 itu agar mereka semakin berpaling dari mengingat Allaah.”

Subhanallaah… Astaghfirullaahaladzim…

Siapalah aku yang dengan mudahnya menjudge mereka adalah ahli maksiat sementara aku lebih baik dari mereka…?

Apa aku pernah tau, dia yang belum berjilbab syar’i itu begitu baik akhlaqnya pada orang tua dan sekitarnya.

Apa aku pernah tau saat aku tertidur dengan perasaan bangga karena amalku, dia yang (sepertinya) jarang beribadah itu menangis meratap pada Allaah meminta agar diperbaiki agamanya

Apa aku pernah tau, dia yang masih tabarruj itu, tidak pernah meninggalkan puasa dan sholat sunnah

Dan apa aku pernah tau, dia yang jarang datang ke kajian itu adalah istri yang sangat taat dan selalu mencari ridho suaminya.
Apa aku pernah tau..
Apa aku pernah tau…

Sungguh sebenarnya akulah yang benar2 terlena…

Reminder, Note To My Self

Bukan untuk membenarkan malas beribadah, tidak berjilbab syar’i, bertabarruj, dan malas datang ke kajian,

Tapi baik akhlaqnya, tapi taat pada suami dsb dsb dsb. Karena kita diperintahkan untuk menjalankan Islam secara kaffah.

Hanya ingin mengingatkan diri sendiri bahwa hendaknya kita menghisab diri kita sendiri daripada orang lain, dan hanya Allaahlah yang tahu tentang keimanan seseorang dengan sebenar2nya.

Allaahu a’lam

Sumber : Ummu Fahrian Ida

Diskon 50% Website Dayah & Sekolah
Don't miss the stories followCyber Dakwah and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.

“Nasehat-Nasehat Berharga”

= Kisah Para Penghafal Qur’an di Negara Komunis =

Related posts