8:08 am - Sabtu Desember 7, 2019

Darurat Zina karena Busana

1075 Viewed

Darurat Zina karena Busana

Siapa sebenarnya artis itu? Sering kita menafsirkan bahwa artis adalah orang-orang yang sering muncul di layar TV. Penafsiran tersebut tidak seluruhnya salah, akan tetapi pengertian artis tidak hanya sesempit itu. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, artis adalah ahli seni (seniman dan seniwati). Jadi setiap orang yang mendedikasikan dirinya dalam dunia seni dapat disebut artis. Namun yang sering kita kenal sebagai seorang artis adalah penyanyi, penari, pemain drama, model dan pemain film yang semua itu kita dapat melihat dan mengenalnya melalui layar TV.

Setiap artis pasti mempunyai penggemar yang selalu mengidolakannya bahkan ada penggemar yang sampai membuat dirinya semirip mungkin dengan artis idolanya, baik fisiknya, cara bicaranya, bahkan sampai gaya hidupnya. Dalam konteks tersebut artis telah menjadi teladan atau panutan masa kini bagi sebagian besar masyarakat. Jadi, selayaknya bagi seorang artis untuk menjadi teladan yang baik bagi para penggemarnya. Seorang artis harus selalu menjaga kehormatan nama baiknya. Apalagi pada era teknologi yang serba canggih sekarang ini, tidaklah sulit untuk mendapatkan informasi seputar kehidupan artis. Kita dapat mengetahuinya melalui berbagai media massa dan media cetak.

Namun sebagian besar artis di Indonesia banyak terpengaruh budaya barat tanpa menyaringnya terlebih dahulu. Padahal artis adalah figure yang selalu menjadi trend center bagi mayoritas masyarakat, baik busana, tata rambut, fasilitas, aksesoris, gaya, dan make up. Trend center yang saya soroti disini adalah mengenai tata busana yang kerap dikenakan oleh para artis di Indonesia yang tidak layak dipertontonkan pada publik, busana tersebut malah terkesan senonoh. Parahnya masyarakatpun tidak serta merta menyaring malah hanya menjiplak atau mengikuti saja trend yang ada. Dengan banyaknya masyarakat mengenakan busana yang terkesan senonoh tersebut maka perzinahan di Indonesia tidak dapat terelakkan.

Salah satu faktor yang mempunyai pengaruh paling besar bagi maraknya perzinahan di Indonesia adalah soal busana yang dikenakan oleh kaum hawa. Busana yang terkesan senonoh atau memperlihatkan sebagian besar aurat sangat memicu terjadinya zina. Lelaki yang melihat seorang wanita mengenakan busana yang memamerkan bentuk tubuh indahnya, pasti nafsu yang ada dalam hati lelaki tersebut bergejolak tak terkendali.

Busana merupakan tameng bagi kaum hawa untuk terhindar dari zina. Dengan kita memperhatikan busana yang kita kenakan dalam setiap situasi, Insyaallah akan terhindar dari yang namanya zina. Karena pada kenyataannya, laki-laki akan lebih menghormati wanita yang mengenakan busana lebih sopan dan tertutup. Sebaliknya, laki-laki akan mudah berbuat maksiat pada wanita yang mengenakan busana kurang sopan atau senonoh.

Pada hakikatnya, kepribadian seseorang akan tercermin pada apa yang dikenakannya. Paradigma terhadap seorang wanita terlihat dari busananya. Jika seorang wanita mengenakan busana yang layak dan sopan maka laki-laki memandang wanita tersebut sebagai wanita baik-baik dan perlu dihormati. Sedangkan jika busana yang dikenakan senonoh atau terlalu ketat, pandangan laki-laki terhadap wanita tersebut akan berbeda, laki-laki akan menganggapnya sebagai wanita yang kurang baik.

Oleh karena itu, marilah para wanita untuk selalu memperhatikan busana yang akan dikenakan. Dan para artis diharapkan menjadi teladan yang baik bagi para penggemar dan masyarakat yang mengenalnya, terutama dalam hal busana yang dikenakan dan dikenalkan pada publik. Agar perzinahan di Indonesia yang sangat darurat zina ini dapat diminimalisir. Mari ciptakan Indonesia bebas zina.

Sumber : Gaul Fresh

Don't miss the stories followCyber Dakwah and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.

Siapa Bilang Muslim Tidak Boleh Memikirkan Masa Depan?

Detik-Detik Menjelang Maksiat

Related posts